Posts tagged ‘taurat’

Kasih Yesus : kasih sejati

Inti ajaran Yesus ialah cinta kasih. Tidak sekedar cinta, namun kasih yang tanpa syarat, bebas dari pamrih, dan tidak mementingkan diri sendiri.

Baca selengkapnya

Advertisements

May 23, 2009 at 6:05 pm 33 comments

Ajaran Yesus tentang sesama

Injil Lukas
Luk 10:25  Pada suatu kali berdirilah seorang ahli Taurat untuk mencobai Yesus, katanya: “Guru, apa yang harus kuperbuat untuk memperoleh hidup yang kekal?”

Luk 10:26  Jawab Yesus kepadanya: “Apa yang tertulis dalam hukum Taurat? Apa yang kaubaca di sana?”

Luk 10:27  Jawab orang itu: “Kasihilah Tuhan, Allahmu, dengan segenap hatimu dan dengan segenap jiwamu dan dengan segenap kekuatanmu dan dengan segenap akal budimu, dan kasihilah sesamamu manusia seperti dirimu sendiri.”

Luk 10:28  Kata Yesus kepadanya: “Jawabmu itu benar; perbuatlah demikian, maka engkau akan hidup.”

Luk 10:29  Tetapi untuk membenarkan dirinya orang itu berkata kepada Yesus: “Dan siapakah sesamaku manusia?”

Luk 10:30  Jawab Yesus: “Adalah seorang yang turun dari Yerusalem ke Yerikho; ia jatuh ke tangan penyamun-penyamun yang bukan saja merampoknya habis-habisan, tetapi yang juga memukulnya dan yang sesudah itu pergi meninggalkannya setengah mati.

Luk 10:31  Kebetulan ada seorang imam turun melalui jalan itu; ia melihat orang itu, tetapi ia melewatinya dari seberang jalan.

Luk 10:32  Demikian juga seorang Lewi datang ke tempat itu; ketika ia melihat orang itu, ia melewatinya dari seberang jalan.

Luk 10:33  Lalu datang seorang Samaria, yang sedang dalam perjalanan, ke tempat itu; dan ketika ia melihat orang itu, tergeraklah hatinya oleh belas kasihan.

Luk 10:34  Ia pergi kepadanya lalu membalut luka-lukanya, sesudah ia menyiraminya dengan minyak dan anggur. Kemudian ia menaikkan orang itu ke atas keledai tunggangannya sendiri lalu membawanya ke tempat penginapan dan merawatnya.

Luk 10:35  Keesokan harinya ia menyerahkan dua dinar kepada pemilik penginapan itu, katanya: Rawatlah dia dan jika kaubelanjakan lebih dari ini, aku akan menggantinya, waktu aku kembali.

Luk 10:36  Siapakah di antara ketiga orang ini, menurut pendapatmu, adalah sesama manusia dari orang yang jatuh ke tangan penyamun itu?”

Luk 10:37  Jawab orang itu: “Orang yang telah menunjukkan belas kasihan kepadanya.” Kata Yesus kepadanya: “Pergilah, dan perbuatlah demikian!”

Orang Samaria bermusuhan dengan orang Yahudi, akan tetapi justru orang samaria lah yang memilki belas kasihan dan mau menolong orang Yahudi itu tanpa pamrih.

Yesus mengajar kita untuk mengasihi orang yang membenci kita (musuh kita). “Dan Jikalau kamu mengasihi orang yang mengasihi kamu, apakah jasamu ? Karena orang-orang berdosa pun mengasihi juga orang-orang yang mengasihi mereka” (Lukas 6:32).
“Kasihilah musuhmu dan berdoalah bagi mereka yang menganiaya kamu”
(Matius 5:44).

Siapakah sesama kita ?
Yesus mengajarkan bahwa sesama kita adalah semua orang tanpa kecuali (bukan hanya keluarga terdekat atau saudara-saudara seiman saja), bahkan yang membenci kita adalah sesama kita juga.

Yesus telah menunjukkan kasihNya yang besar (tanpa syarat), ketika Dia mengorbankan nyawaNya demi umat manusia. Jadi kita pun harus mengasihi sesama tanpa syarat. Kita harus menyatakan kasih Kristus kepada semua orang.

———————————————————————————

May 22, 2009 at 11:27 pm Leave a comment

Yesus bangkit dan menampakkan diri kepada ratusan orang

Secara kronologis, penampakan Yesus kepada banyak orang adalah :
1. Maria Magdalena (Markus 16:9 , Yohanes 20:14-17)
2. Maria Magdalena dan Maria Ibu Yakobus (Matius 28:1-9 , Markus 16:1)
3. Kleopas dan seorang lagi (Lukas 24:13-32)
4. Petrus (Lukas 24:34 , 1Kor 15:5)
5. Sepuluh murid, kecuali Thomas (Lukas 24:36-43 , Yohanes 20:19 – 23)
6. Sebelas murid (Yohanes 20:24-29)
7. Tujuh murid yang memancing (Yohanes 21:1-3)
8. Petrus (Yohanes 21:15-17)
9. Lima ratus orang (1Korintus 15:6)
10.Yakobus (1Kor 15:7)
11.Sebelas murid pra-kenaikanNya (Matius 28:16-20, Markus 16:15-18, Lukas 24:44-51, Kis. 1:3-9)

Setelah bangkit atau sebelum naik ke surga, selama 40 hari Yesus menampakkan diri secara berulang-ulang sebagai bukti Dia hidup (Kis. 1:3b). Dengan banyaknya orang yang melihat penampakan itu, banyak orang yang bersaksi. Kesaksian yang didukung banyak orang akan saling menguatkan dan meneguhkan. Orang lain yang menerima kesaksian mereka akan diyakinkan.

Dalam Taurat Musa dijelaskan bahwa atas keterangan dua atau tiga orang saksi, suatu perkara tidak dapat disangsikan (Ulangan 19:15a). Dilihat dari jumlah orang yang melihat penampakan Yesus, jumlah orangnya justru melebihi kriteria Taurat Musa. Jumlah mereka 515 orang. Karena itu kesaksian mereka tidak perlu disangsikan. Artinya kebangkitan dan kenaikanNya tidak perlu disangsikan lagi.

————————————————————————————-

May 22, 2009 at 6:20 pm 2 comments


Silahkan kunjungi website baru kami YesusCintaIndonesia.com

Categories