Posts tagged ‘pendeta’

20 Orang Pendeta Gereja Terang Dunia Dilantik di Nias dan Kota Gunungsitoli

Gunungsitoli – Ketua Pengurus Pusat Gereja Terang Dunia (GTD), Pdt Banginda Nainggolan STh MA mengajak Umat GTD untuk lebih mempedomani karya Tuhan, karena anak manusia juga datang bukan untuk dilayani, melainkan untuk melayani dan memberikan nyawanya menjadi tebusan bagi banyak orang.

“Barang siapa ingin menjadi besar di antara kamu, hendaklah ia menjadi pelayanmu dan barang siapa ingin menjadi yang ketermuka di antara kamu, hendaklah ia menjadi hamba untuk semua umatnya,” kata Pdt Banginda Nainggolan STh MA saat menyampaikan renungan sebelum pelantikan 20 Pendeta GTD di Aula Hotel Dian Otomosi Jalan Yos Sudarso Gunungsitoli, Minggu (15/2).

Sebelumnya, mewakili Kepala Kanwil Departemen Agama F Zega mengatakan, Gereja Terang Dunia saat ini kedudukannya telah sejajar dengan kedudukan gereja-gereja lain di Indonesia. Kepada semua pihak diharapkan untuk saling menghormati dan menjujung tinggi hak-hak beribadah antara agama yang satu dengan yang lainnya.

Secara terpisah, Pendeta utama Pdt Arifeli Zega SH STh pada laporannya mengatakan pelantikan pertama bagi 6 pengurus wilayah Nias dan Pemko Gunungsitoli, kemudian dilanjutkan pengukuhanya 8 orang pendeta Inti dan 9 orang pendeta muda ditambah 28 orang Gembala sidang serta 13 orang Evangelis GTD Nias dan Kota Gunungsitoli.

Disebutkannya, visi GTD adalah mengakui Yesus Kristus satu-satunya jalan kebenaran dan hidup serta Misi GTD adalah menerangi jiwa-jiwa yang hidup dalam kegelapan supaya datang kepada terang Kristus sehingga mendapat kesembuhan jiwa dari kegersangan hidup dan dari segala penderitaan hidup ke dalam terang Tuhan.

Ditambahkannya, berbagai program jangka pendek maupun jangka panjang akan segera dilaksanakan, seperti dalam waktu dekat ini akan diberikan penataran kepada para pelayan dilanjutkan pelaksanaan Kebaktian Kebangunan Rohani (KKR) yang pembawa khotbahnya pendeta dari negara Swedia dan ini pertama kali di Nias dan Kota Gunungsitoli.

Saat ini kata Pdt Arifeli Zega, GTD mempunyai sekitar 4000 orang umat tersebar di dua kabupaten Nias dan Kota Gunungsitoli, dan acara pengukuhan pendeta inti dan pendeta muda tersebut dihadiri pengurus wilayah pusat GTD, masing-masing Pdt Banginda Nainggolan STh MA, Pdt Erikson Simamora dan Pdt Fagondri Gulo STh.

Sedangkan pengurus wilayah GTD Kota Gunungsitoli dan Nias yakni ketua Anotona Zalukhu, wakil ketua Pdt Haogoli Harefa, sekretaris Pdt Faoli Zega, Wakil sekretaris Pdm Yulianus Gulo SE, Bendahara Pdt Maretieli Zega dan Wakil bendahara Pdm Indrus Zega dan 8 Pendeta inti, 9 Pendeta muda, 28 orang Gembala sidang dan 13 orang Evangelis, lapor Zega.

sumber : hariansib.com

Advertisements

February 17, 2010 at 9:26 pm 1 comment

Gereja Terbakar, Calon Pendeta Terpanggang

MEDAN (Pos Kota) – Dalam tiga hari berturut-turut peristiwa kebakaran dengan merenggut korban jiwa terjadi di Sumatera Utara. Peristiwa kebakaran kali ini terjadi di Gereja Bethel Indonesia (GBI)  di Jalan Bukit Barisan, Galang, Kabupaten Deliserdang, Rabu (20/1). Dalam peristiwa itu seorang mahasiswa asal Sulawesi Utara (Sulut) ditemukan tewas.

Informasi yang diterima Pos Kota, korban tewas bernama Dedi Pieter,24, mahasiswa Institut Inzil Indonesia Batu Malang, Jawa Timur yang merupakan calon pendeta.Kapolsek Galang AKP M Nasir Tanjung, mengatakan kebakaran diduga akibat lilin yang dipasang korban saat aliran listrik PLN mati.

“Semalam PLN dua kali mati, untuk menerangi ruangan gereja korban memasang lilin, karena ketiduran api lilin menyambar dinding gereja yang dilapisi triplek” ucap Kapolsek.

Selain itu pada saat kejadian, rumah yang selama ini juga difungsikan sebagai tempat kebaktian para jemaat GBI, hanya didiami korban.

Kapolres Deli Serdang AKBP Pranyoto menyatakan korban ditemukan dalam kondisi sudah meninggal dunia di kamar mandi. “Penyelidikan sementara, api bersumber dari nyala lilin. Sementara jenazah korban saat ini masih berada di Rumah Sakit Umum Deli Serdang,” kata Kapolres Pranyoto.

Korban Dedi Pieter, diketahui sebagai mahasiswa asal Sulawesi Utara yang sedang melakukan penelitian untuk penulisan skripsi. Sejauh ini masih belum pasti apakah korban akan dimakamkan di Deli Serdang atau dikirim ke kampung halamannya. (samosir/B)

sumber : poskota.co.id

January 20, 2010 at 12:22 pm Leave a comment

Pendeta Gadungan Ditangkap : Tipu Jemaat 5 Gereja di Kulawi dan Palolo

PALU – Perbuatan nekat dilakukan Alimuddin alias Anwar Nurlan Solen, alias Krisandy, alias Kristian, alias Anwar (24), warga BTN Lagarutu. Dengan mengaku seorang pendeta ia berhasil menipu jemaat di 5 Gereja di Kecamatan Kulawi dan Kecamatan Palolo.

Informasi yang dihimpun di Gereja Kristen Sulawesi Tengah (GKST) Anugerah Masomba Palu, Minggu (17/1), aksi penipuan tersangka berakhir ketika sejumlah Pendeta dari beberapa gereja yang juga menjadi korban menerima informasi bahwa tersangka sedang memimpin ibadah Minggu di jemaat GKST Bakubakulu Kecamatan Palolo Kabupaten Sigi. Mendapat informasi tersebut sejumlah Pendeta dan pengurus GKST Klasis Palu berangkat ke Palolo.

Tersangka yang saat itu baru saja selesai memimpin ibadah Minggu langsung dibawa ke Palu. Sesampainya di jemaat GKST Anugerah Masomba tersangka dimintai keterangan sejumlah pendeta, setelah mengakui semua perbuatannya kemudian pengurus gereja langsung menghubungi polisi.

Tersangka kepada Radar Sulteng, mengaku menipu jemaat dengan meminjam uang dengan melipatgandakan pinjaman dengan bahan bangunan. Ia juga, mengaku sudah menipu jemaat di 5 gereja, masing-masing GKST Puro Lindu sebesar Rp3 juta, GKST Imanuel Tomado Lindu Rp2 juta, GKST Makuhi Rp1 juta, GKST Watubula Maranatha Rp1 Juta dan GKST Bakubakulu Palolo Rp2 juta.

Dalam melaksanakan aksinya selain mengaku seorang pendeta lulusan Sekolah Tinggi Teologia (STT) Tentena yang baru selesai dan belum mendapat tempat tugas, ia juga mengaku dari organisasi pemuda gereja sedunia yang berkantor pusat di Jakarta untuk membantu pembangunan gereja-gereja di Indonesia.

“Saya sadar kalau saya sudah salah. Saya menipu dengan cara menjanjikan kepada jemaat untuk membeli bahan bangunan dua kali lipat dari dana yang dimiliki jemaat,” akunya sembari terus menundukkan kepala.

Menurutnya, ia sudah melakukan aksinya sejak dari bulan Oktober 2009, saat masuk ke daerah Palolo ia tertangkap. Selain menipu di gereja ia juga menipu sejumlah pemuda yang ingin membeli laptop dan Handphone dengan minta uang jaminan. Namun setelah mendapatkan uang ia kemudian kabur sementara HP dan laptop tidak pernah diberikan kepada korban. “Saya memang pernah kuliah di STT Tentena selama 2 semester tapi tidak selesai. Saya juga mengaku pendeta tapi belum ditempatkan, juga sempat memimpin ibadah minggu,” ujarnya.

Salah seorang korban, Pendeta jemaat GKST Makuhi Kulawi, Yulce STH, menuturkan sekitar Oktober 2009, tersangka datang ke jemaat Makuhi dan mengaku dari organisasi pemuda gereja yang ingin membantu pembangunan gereja. Dia meminta uang jemaat sebesar Rp1 juta untuk dibelikan bahan bangunan dengan iming-iming uang yang diberikan akan dilipatgandakan. Bukan itu saja kata, Yulce saat ia sakit dan berobat ke Palu, dia datang ke jemaat GKST Makuhi dan memimpin ibadah Minggu.

“Jemaat saya dia tipu dia bilang dia pendeta, waktu itu saya sakit dan dia minta pimpin ibadah Minggu. Karena dia mengaku pendeta akhirnya jemaat percaya dan mengizinkan dia pimpin ibadah Minggu. Di jemaat GKST Bakubakulu Palolo ibadah Minggu tadi pagi (kemarin,red) dia juga mengaku pendeta dan pimpin ibadah, padahal dia bukan pendeta,” jelas Yulce.

Kapolsek Palu Selatan, AKP Eko Yudi Karyawanto, SIK mengatakan, tersangka sudah ditahan dengan tuduhan penipuan barang elektronik, dan menipu sejumlah pelayan gereja yang ada di daerah Kecamatan Kulawi dan Kecamatan Palolo. “Pelayan gereja yang menjadi korban ada sekitar 20 orang. Bahkan dalam melakukan aksinya di gereja tersangka berpura-pura menjadi pendeta yang diutus oleh seorang donatur dari Jakarta yang katanya siap membantu pembangunan gereja dengan syarat memberikan dana seikhlasnya,” ujarnya.

Eko Yudi, menuturkan kasus tersebut adalah murni tindak pidana penipuan dan tidak ada kaitannya dengan agama. “Untuk kasus penipuan lainnya masih kami kembangkan karena masih ada beberapa korban yang akan dimintai keterangan,” pungkasnya. (ron)

sumber : http://www.radarsulteng.com/berita/index.asp?Berita=Palu&id=62498

January 18, 2010 at 3:23 am Leave a comment

Pendeta Socratez Belum Tahu Bukunya Dilarang Beredar

JAYAPURA, KOMPAS.com — Pendeta Socratez Sofyan Yoman, pengarang buku Suara Gereja bagi Umat Tertindas, mengaku hingga saat ini belum mendapat pemberitahuan resmi dari Kejaksaan Agung  tentang larangan beredar bagi buku hasil karyanya.

“Sampai saat ini saya belum mendapat pemberitahuan tersebut, padahal alamat saya jelas,” ungkap Socratez di Jayapura, Jumat (15/1/2010), sehubungan dengan pelarangan bukunya beredar oleh Kejagung.

Menurut Socratez, dengan adanya pelarangan tersebut, secara tidak langsung pemerintah “mematikan kreativitas” anak bangsa yang seharusnya dihargai dan dihormati. Larangan itu juga menandakan pemerintah tidak dewasa dan tidak mau diawasi.

Larangan seperti itu menjadikan buku tersebut justru dicari-cari pembaca karena ingin tahu apa yang ditulis di dalamnya. “Ini semacam promosi gratis bagi buku saya,” ungkap Socratez seraya menambahkan, buku tersebut dicetak sebanyak 5.000 eksemplar.

Socratez mengakui, sebelumnya bukunya yang berjudul Pemusnahan Etnis Melanesia juga dilarang beredar. Sementara itu, Kepala Kejati Papua Palty Simanjuntak secara terpisah mengakui, pihaknya baru menerima surat edaran dari Kejagung tentang pelarangan buku karya Socratez tertanggal 22 Desember 2009.

“Kami baru menyebarkan ke 10 kejari  di tanah Papua,” ungkap Palty seraya menambahkan, dengan adanya edaran tersebut, kejaksaan akan menarik buku tersebut. Selain  buku karangan Socratez itu yang ditarik dari  edaran, juga tercatat satu buku lainnya berjudul Cucuran Air Mata Tuhan di Papua Barat.

sumber : http://regional.kompas.com/read/2010/01/15/09425789/Pendeta.Socratez.Belum.Tahu.Bukunya.Dilarang.Beredar

January 15, 2010 at 6:52 am Leave a comment


Silahkan kunjungi website baru kami YesusCintaIndonesia.com

Categories