Posts tagged ‘kristus’

Wisatawan Betlehem Melonjak Drastis

Betlehem meraih rekor jumlah wisatawan tahun ini dan ribuan kamar hotel di wilayah itu telah penuh dipesan untuk perayaan Natal minggu ini.

Hal tersebut dimungkinkan berkat persentase tingkat kekerasan yang terus menurun di wilayah Tepi Barat selama beberapa tahun terakhir ini.

Hal itu merupakan ‘sedikit’ kabar baik dalam masa suram, akibat kandasnya upaya perundingan damai antara Israel dan Palestina.

Tahun ini, sekitar 1,4 juta wisatawan telah mengunjungi tempat kelahiran tradisional Yesus dan 90.000 turis lainnya diharapkan akan datang selama musim Natal, di mana jumlah tersebut merupakan peningkatan yang signifikan dibandingkan tahun lalu, menurut pemerintah Israel. Jumlah pengunjung terus meningkat dalam beberapa tahun terakhir.

“Kami percaya bahwa situasi ekonomi dibandingkan dengan tahun sebelumnya, telah lebih stabil dan membaik,” kata Samir Hazboun, anggota Kamar Dagang Betlehem.

Sebanyak 2.750 kamar hotel telah penuh dipesan selama minggu Natal dan empat hotel lagi sedang dalam pembangunan. Para wisatawan yang melakukan liburan minggu Natal tahun lalu, mencapai sekitar 70.000 orang.

Pariwisata merupakan salah satu dari sedikit hal yang memerlukan kerjasama kuat dari Israel dan Palestina. Militer Israel mengatakan, mereka telah melakukan kontak dengan para tokoh dan pemimpin agama dari berbagai sekte Kristen untuk mengkoordinasikan rombongan peziarah yang menuju Betlehem untuk menghadiri acara misa tengah malam pada Natal nanti. Sebuah barikade penghalang dibangun oleh pihak kemanan Israel di sepanjang ujung selatan kotaBetlehem, yang merupakan wilayah yang menjadi sumber gesekan dengan para penduduk.

Puluhan ribu wisatawan asing akan berkumpul di Manger Square, depan Gereja Kelahiran untuk melakukan perayaan Natal. Mereka harus menyeberang melalui sebuah pintu gerbang setinggi 8 meter yang dibangun Israel untuk menjaga serangan para pejuang Palestina dari Yerusalem, yang hanya berjarak 5 kilometer jauhnya.

sumber : wartanews.com

Advertisements

December 16, 2010 at 3:09 am Leave a comment

Di Arizona, 2 Gereja Merger Demi Membawa Dampak Yang Lebih Besar

Kebanyakan gereja yang merger melibatkan satu gereja yang sehat dan satu gereja yang hampir ditutup. Tapi di Arizona, dua gereja sehat yang sedang bertumbuh merger bersama dengan tujuan menciptakan dampak yang lebih besar.

East Valley Bible Church dan Praxis Church – hanya terpisah 12 mil dari Gilbert dan Tempe – telah memutuskan untuk bergabung dan membentuk Redemption Church. Tanggal peluncuran resmi untuk gereja merger ini adalah 9 Januari 2011.

“Kami merasakan panggilan Allah dengan sangat kuat untuk datang bersama-sama demi kebaikan kerajaan-Nya,” ujar para pemimpin gereja dalam situs mereka. “Dengan demikian, kami percaya lebih banyak orang di Arizona akan diubah oleh Injil.”

Keputusan merger ini dibuat pada musim panas lalu.

Tom Shrader, pendeta pengajaran di East Valley Bible Church (EVBC), mengakui tidak banyak orang yang akan “bergabung” dengan apa yang mereka lakukan untuk menciptakan identitas baru.

Didirikan pada tahun 1991, EVBC mengalami pertumbuhan sejak awal meskipun Shrader dan timnya hanya tahu sedikit tentang memulai sebuah gereja.

“Tak satupun dari kami tahu banyak hal. Dan itu tidaklah berlebihan,” ujar Shrader.

Setelah bertumbuh mencapai 450 jemaat, gereja membangun fasilitas besar dan menyaksikan 900 orang hadir dalam pembukaan gedung gereja baru.

“Tuhan memberkati kami,” ujar pendeta pengkhotbah ini. Gerejanya saat ini telah beranggotakan sekitar 4.000 jemaat.

Praxis Church sementara itu juga memulai gerejanya tidak dengan glamour. Didirikan tahun 2004, gereja ini memulai kebaktian di ruang tamu dan bertumbuh dari 10 menjadi 15 jemaat pada tahun pertama.

Kenyataan itu menyakitkan bagi Justin Anderson, pemimpin gembala dari Praxis. Ia datang dari sebuah gereja besar di San Diego, California, dimana segala sesuatu yang mereka lakukan “berubah menjadi emas,” ujarnya.

Anderson kemudian menemui Shrader yang memberikan bantuan dan bimbingan selama beberapa tahun. Hari ini, Praxis Church merupakan sebuah gereja yang sehat dan bertumbuh.

Menjelaskan mengapa kedua gereja ini memutuskan untuk bergabung, Anderson mengatakan bahwa mereka memiliki firasat bahwa “aliansi ini akan menciptakan kesempatan-kesempatan yang dapat mendatangkan manfaat bagi kota-kota dan juga gereja-gereja lainnya.”

Baik Anderson maupun Shrader telah memiliki visi untuk memberikan pengaruh kepada kampus mereka masing-masing.

Shrader menjelaskannya seperti ini: “Kami sedang tidak mencoba untuk menjadi megachurch. Kami sedang mencoba untuk menjadi sebuah denominasi (dalam arti bahwa) kami ingin membawa pengaruh bagi kampus-kampus (dan) generasi.”

Dia menambahkan, “Kami bukan saja sedang berpikir tentang gereja kami sendiri tapi Kerajaan Allah. Saya pikir hal itu menjadi motivasi yang sangat kuat.”

Visi Redemption Church adalah untuk memenuhi Arizona dengan Injil, mereformasi dan menjalankan gereja misi melalui gerakan misi dan penanaman gereja.

Menekankan komitmen tak tergoyahkan dari Redemption Church terhadap Injil, Anderson mengatakan, “Hal ini merupakan janji dari Injil, bahwa karya Yesus di atas kayu salib dapat diterapkan dalam setiap aspek kehidupan kita, dan hal itu benar-benar dapat mengubah segalanya.”

“Keindahan Injil adalah penebusan… tentang siapa kita,” ujarnya. “Misi kami adalah memuridkan orang untuk meresponi Injil dan berusaha menebus semua yang bernafas bagi kemuliaan Allah.”

Betapa indahnya jika kesatuan hati seperti ini dapat dimiliki gereja-gereja di segala tempat. Dalam kesatuan hati, apa yang menjadi tujuan penyelamatan itu dapat dikerjakan setiap bagian dari tubuh Kristus dengan penuh sinergi.

sumber : jawaban.com

 

November 30, 2010 at 7:40 pm Leave a comment

Asia Noreen (Asia Bibi) : Pengikut Kristus yang Setia

Dalam sebuah wawancara dengan Compass di penjara barat daya Lahore, Provinsi Punjab, Asia Noreen mengatakan bahwa yang menjadi pemicu kejadian ini adalah hasil dari ‘persekongkolan yang direncanakan’ untuk ‘mengajarkan dia sebuah pelajaran’ sebagai penduduk Ittanwali, dekat dengan Nankana Sahib, sekitar 75km dari Lahore, yang membencinya dan keluarganya.

“Apa yang masyarakat desa tempat tinggal saya lakukan adalah menuduh saya dengan kebohongan,” katanya. “Saya dulunya menghadapi masalah air yang mengalir keluar dari rumah saya ke jalanan, dan seorang pria bernama Tufail secara verbal mengasari saya. Pada 14 Juni 2010, saya mengambil buah falsas (sejenis berry) dengan sekitar 30 wanita lainnya, kemudian mereka menanyakan saya agar kembali lagi ke agama saya yang lama.”

Noreen mengatakan bahwa penduduk desa memaksa dia untuk menanggalkan Kekristenannya sementara mereka bekerja di ladang, tapi setiap kali itu juga dia menolak. “Kali ini juga, saya mengatakan bahwa saya tidak melihat alasan untuk meninggalkan agama saya yang sekarang ini,” katanya. “Mereka kemudian menanyakan saya tentang Yesus Kristus, dan saya memberitahu mereka untuk pergi dan bertanya kepada guru agama mereka dan tidak mengganggu saya dengan pertanyaan-pertanyaan seperti itu.”

Sementara itu, satu dari para wanita itu meminta air kepadanya, kata Noreen. Setelah dia mengambilnya, yang lain memberitahu wanita tersebut untuk tidak minum air dari wanita yang ‘tidak boleh disentuh’ dan ‘wanita kotor’,”kata Noreen selanjutnya.

“Saya bertanya kepada mereka apakah umat Kristen bukan manusia… kenapa ada diskriminasi?” katanya. “Ini mengganggu mereka dan mereka mulai menganiaya saya dengan kata-kata mereka. Saat itu juga kami beragumen panas.” Dia mengatakan bahwa lima hari kemudian, segerombol orang yang dipimpin oleh Qari (orang yang bisa mengingat seluruh Al-Quran) Muhammad Saalim mendatanginya setelah mendengar kejadian itu. Para gerombolan itu menekannya agar dia mengakui telah menghujat.

“Mereka berkata saya mengakui kejahatan saya, tapi kenyataannya saya berkata saya minta maaf untuk setiap kata yang mungkin telah saya katakan saat perdebatan itu berlangsung yang mungkin menyakiti hati mereka,” katanya. Polisi tiba saat mereka memukulinya dan membawa Noreen ke dalam tahanan, dimana kasus itu di bawah Section 295-C yaitu tuduhan menghujat dimana dia menghina imam tersebut.

Sidra, yang berumur sekitar 15 tahun dan merupakan anak tiri Noreen dari pernikahannya yang terdahulu, mengatakan bahwa dia mengalami trauma karena penyerangan kepada ibu tirinya. “Saya melihat banyak orang menyerang ibu saya, menampar dia, dan kemudian memukulnya,” katanya, kedua matanya penuh air mata dan ketakutan. “Saya melihat mereka menekannya keras ke dinding dan merobek pakaiannya. Mereka menganiaya dia. Saya lalu menghampiri untuk membebaskan dia dari tangan mereka, dan saya mendengar mereka berkata kepada ibu saya, ‘Akui bahwa kamu mengatakan hal yang menghina rasul Muhammad dan kami akan meninggalkan engkau’. Tidak mungkin ibu saya mau melakukan hal seperti itu”

Kemudian Noreen mengatakan, “Kenapa ada FIR yang menentang saya oleh seorang bernama Qari Saalim? Siapa dia? Dia bahkan tidak tahu apa yang saya katakan atau perbuat waktu itu.” Situasi yang dialami Noreen ini sungguh sangat menyedihkan namun juga membuktikan iman wanita ini tetap teguh bersama Yesus, meski mengalami hal yang sangat tidak menyenangkan.

==============

Ashiq Masih, dengan postur tubuh yang kaku, lemah, dan kedua mata berwarna kuning yang terlihat bodoh, berdiri di sebuah kompartemen kecil di Penjara Distrik Sheikhupura dengan tiga anak perempuannya, Sidra, Eesha, dan Eeshum. Para gadis kecil itu menangis dalam diam.

Di sisi lain lapisan besi berdiri Asia Noreen, ibu kandung dari dua di antara para gadis itu dan mempunyai satu anak tiri yang disayangi dan menyayanginya. Asia Noreen menjadi wanita Pakistan pertama yang menerima hukuman mati dengan tuduhan menghujat imam umat Muslim. Eeshum (12) yang menderita kekurangan fisik, merengek seperti bayi kepada ibunya, menanyakannya kapan dia akan kembali.

“Aku akan kembali,” katanya kepada putrinya, saat mereka memegang jari-jari ibunya di antara jeruji besi. “Jangan kuatir sekarang,” tapi air mata jatuh di wajahnya juga.

Ditahan tanggal 19 Juni 2009, Asia Noren dituduh menghujat Muhammad dan menghina Islam. Hakim dalam keadaan tertekan karena sebagian besar para penduduk Islam di Pakistan menginginkan wanita itu dihukum atas dasar penghujatan tanggal 8 November 2010.

“Saya tidak tahu mengapa, ketika saya berjalan ke dalam pengadilan hari itu, saya tahu (Bahwa dia akan dihukum mati),” katanya, air mata mengaburkan pandangan matanya dan suaranya bergetar. “Dan ketika hakim mengumumkan kalimat kematian saya, saya menangis kencang dan menjerit. Sepanjang tahun saya sudah menghabiskan waktu di penjara ini, saya tidak diberikan kesempatan satu kalipun untuk membuat pernyataan. Tidak oleh pengacara dan juga tidak oleh hakim. Setelah itu, saya kehilangan harapan apapun keadilan yang diberikan kepada saya.” Noreen tahu saat itu juga bahwa hidupnya tidak akan lama lagi.

Saat itu juga dia patah hati dan remuk hatinya. Suaminya saat itu juga mencoba menghiburnya. “Semuanya akan baik-baik saja, kau hanya harus tetap tabah di dalam imanmu,” Masih memberitahunya. “Semua kami di sampingmu. Semua orang berdoa untukmu.” Kata-katanya itu memberikan Noreen harapan, tapi kemudian dia berbalik dan bertanya Compass sebuah pertanyaan yang tidak seorang pun bisa menjawabnya.

“Bagaimana seorang yang tidak berdosa dituduh, mempunyai kasus dengan kesalahan FIR (First Information Report) dan kemudian diberikan pernyataan kematian, bahkan tanpa sekalipun diberikan kesempatan / pertimbangan apa yang ingin dia katakan?”

=================

update terakhir tentang kondisi Asia Noreen

Setelah mendapat tekanan internasional, akhirnya Presiden Pakistan Asif Ali Zardani akan memberi pengampunan alias grasi kepada Asia Bibi.

The Centre for Legal Aid, Assistance and Settlement (CLAAS), yang memberikan bantuan hukum gratis bagi orang-orang Kristen yang dianiaya di Pakistan, menyambut baik berita pembebasan Bibi.

CLAAS menjadi salah satu dari banyak kelompok hak asasi yang mengutuk putusan tersebut. Kelompok ini menyatakan bahwa tuduhan yang diberikan terhadap Bibi adalah palsu dan memperingatkan akan ada kasus serupa di masa depan kecuali undang-undang kontroversial Pakistan mengenai penghujatan dicabut.

Nasir Saeed, koordinator CLAAS di Inggris, mengatakan: “Pembebasan ini merupakan hasil akhir yang dapat diterima setelah menjalani parodi keadilan semenjak awal. Asia Bibi seharusnya tidak didakwa atas penghujatan, apalagi bila dinyatakan bersalah dan dihukum mati. Cobaan yang dihadapi Bibi dan keluarganya sungguh tak terbayangkan bagi kebanyakan orang di luar Pakistan yang sebagian besar tidak menyadari penyalahgunaan dan diskriminasi yang dihadapi leh minoritas Kristen di sana.

Undang-Undang Penghujatan menentang demokrasi dan HAM dan hanya memperkuat anggapan bahwa orang Kristen dan minoritas agama lainnya di negara tersebut entah bagaimana memiliki kedudukan yang lebih rendah dan kurang dianggap manusia. Kami lega dan gembira atas pembebasan Asia Bibi tapi selama hukum penghujatan tetap diberlakukan, tidak ada yang dapat menjamin bahwa orang Kristen maupun orang lain yang tidak bersalah dapat dihukum mati karena sesuatu yang mereka katakan.”

sumber : jawaban.com , mediaindonesia.com

November 27, 2010 at 8:35 pm Leave a comment

Kelahiran Yesus Kristus

Kelahiran yesus Kristus

Kelahiran yesus Kristus

Matius 1 : 18 – 25

(18) Beginilah kisah tentang kelahiran Yesus Kristus. Ibu-Nya yaitu Maria, bertunangan dengan Yusuf. Tetapi sebelum mereka menikah, ternyata Maria sudah mengandung. Yusuf tidak tahu bahwa Maria mengandung karena kuasa Roh Allah.

(19) Yusuf, tunangannya itu, adalah seorang yang selalu mentaati hukum agama. Jadi ia mau memutuskan pertunangannya, tetapi dengan diam-diam, supaya Maria tidak mendapat malu di muka umum.

(20) Sementara Yusuf menimbang-nimbang hal itu, ia bermimpi. Dalam mimpinya itu, ia melihat seorang malaikat Tuhan yang berkata kepadanya, “Yusuf, keturunan Daud, jangan takut menikah dengan Maria; sebab anak yang di dalam kandungannya itu terjadi oleh kuasa Roh Allah.

(21) Maria akan melahirkan seorang anak laki-laki. Anak itu harus engkau beri nama Yesus, karena Ia akan menyelamatkan umat-Nya dari dosa mereka.”

(22) Semuanya itu terjadi demikian supaya terlaksana apa yang dikatakan Tuhan melalui nabi-Nya, yaitu,

(23) “Seorang perawan akan mengandung dan melahirkan seorang anak laki-laki. Anak itu akan dinamakan Imanuel.” (Imanuel adalah kata Ibrani yang berarti, “Allah ada bersama kita”.)

(24) Sesudah Yusuf bangun, ia melakukan apa yang dikatakan malaikat Tuhan itu kepadanya. Ia menikah dengan Maria.

(25) Tetapi selama Maria belum melahirkan anaknya itu, Yusuf tidak bercampur dengan Maria. Dan sesudah anak itu lahir, Yusuf menamakan-Nya Yesus.

**************************************

**************************************

kurang lebih 2000 tahun yang lalu, Yesus telah lahir ke dalam dunia, mengambil rupa seorang manusia dengan tujuan menyelamatkan umat manusia dan memberi kesaksian tentang kebenaran.

Sejak Adam dan Hawa (manusia pertama) jatuh ke dalam dosa, manusia telah kehilangan kemuliaan Tuhan. Hubungan manusia dengan Tuhan tidak harmonis lagi. Manusia yang penuh dosa tidak mungkin bisa menghampiri Tuhan yang Maha Suci.

Oleh karena itu Tuhan memutuskan untuk mengutus Anak-Nya yang tunggal, turun ke dalam dunia, karena hanya Yesus (yang berasal dari Surga) saja yang bisa menuntun manusia menuju Surga.
Manusia tidak mungkin bisa menuntun manusia lainnya menuju surga, karena dia sendiri pun belum pernah melihat surga (orang buta tidak mungkin bisa menuntun orang buta).

Yesus lahir dalam kondisi yang sangat sederhana, bukan dalam lingkungan istana yang mewah (seperti kebanyakan pemimpin dunia).
Dalam keadaan yang sederhana seperti itu, semua orang tanpa kecuali, kaya-miskin,tua-muda,raja atau budak sekalipun, dapat menemui bayi Yesus. Seandainya Yesus dilahirkan dalam istana Herodes, gembala yang miskin tidak akan mungkin memiliki kesempatan untuk menemui sang Mesias.

Waktu (tanggal,bulan, dan Tahun) kelahiran Yesus, tidak disebutkan secara eksplisit dalam Alkitab. Beberapa literatur menjelaskan bahwa Yesus tidak dilahirkan pada tanggal 25 Desember karena pada bulan desember berlangsung musim dingin di Betlehem dan tidak mungkin ada gembala di padang pada musim seperti itu.

Akan tetapi, kesalahan tanggal dalam merayakan hari Natal, tidak akan berpengaruh terhadap iman kepercayaan dan keselamatan kita.
Yang lebih utama ialah Kristus telah lahir ke dalam dunia dan hanya lewat Dialah kita beroleh keselamatan. Kita hanya perlu menerima uluran kasih-Nya yang tanpa syarat dan menjadikan Dia Raja dalam seluruh kehidupan kita.

semoga damai Natal membawa berkat bagi kita semua

Shalom – Tuhan Memberkati

December 21, 2009 at 8:51 pm 9 comments

Apa yang dunia peroleh dari Yesus Kristus ?

Banyak orang-orang besar dunia mengemukakan pandangan-pandangan mereka yang besar dan jauh ke depan. Mereka juga menciptakan cara-cara baru dan menemukan ilmu yang sangat berguna bagi kehidupan manusia. Mereka memperlihatkan sejumlah prestasi dan teladan yang mengesankan.

Namun, hanya Yesus yang me-revolusikan dunia dan kemanusiaan secara mendasar dan berketerusan, dengan ajaran kasihNya yang tanpa pamrih. Yesus mengajarkan, sekaligus menjunjung moral dan etika yang paling tinggi. Dia penganjur dan pelaksana kasih yang terbesar. Sekalipun banyak orang membenci-Nya, ia tidak membenci balik mereka, baik dalam hati-Nya maupun melalui ajaran-Nya.“Kasihilah musuhmu dan berdoalah bagi mereka yang menganiaya kamu” (Matius 5:44).

Ia mempedulikan orang-orang papa, kaum janda, anak-anak yatim piatu. Ia memberi makan orang-orang yang lapar, menyembuhkan orang-orang yang sakit, mencari orang-orang yang hilang. Dia hanya memberi , tidak mengambil. Dia tidak pernah mengingini/merampas emas, perak, arak, tahta, wanita, dan budak sahaja.  Dia meluruskan pandangan terhadap poligami, tidak membiarkan manusia melecehkan kesucian perkawinan.

Dia juga melarang ajaran-pedang yang menghalalkan tindak kekerasan: “Masukkan pedang itu kembali ke dalam sarungnya, sebab barangsiapa menggunakan pedang akan binasa oleh pedang” (Matius 26:52).

Yesus rela melepas kemuliaan surgawi-Nya demi melayani manusia, “Serigala mempunyai liang dan burung mempunyai sarang, tetapi Anak Manusia tidak mempunyai tempat untuk meletakkan kepala-Nya” (Lukas 9:58).
“Anak Manusia datang (dari surga) bukan untuk dilayani, melainkan untuk melayani dan untuk memberikan nyawa-Nya menjadi tebusan bagi banyak orang” (Matius 20:28)

Yesus tidak pernah membatalkan kata-kata-Nya atau mengingkari janji-janji-Nya. Ia penuh dengan kejujuran, keluhuran, kesetiaan dan pengampunan. Ia kudus dan benar dan lurus, “Ia yang benar untuk orang-orang yang tidak benar, supaya Ia membawa kita kepada Allah” (1 Petrus 3:18).

Di dalam sejarah manusia sepanjang zaman, hanya Yesus yang tercatat faultless (tidak pernah berbuat dosa) dan sinless (tanpa dosa).

Dia datang ke dunia dengan satu tujuan, yaitu untuk menyelamatkan umat manusia. Yesus tidak sedikitpun memikirkan kepentingan diri-Nya sendiri. Ia menderita untuk kepentingan umat manusia, dan rela memberikan nyawa-Nya, sebagai tebusan bagi banyak orang.

Dengan lembut Yesus mengundang semua orang yang keletihan memikul beban hidup, untuk membukakan pintu hati dan menghampiri-Nya secara pribadi. “Marilah kepada-Ku, semua yang letih lesu dan berbeban berat. Aku akan memberikan kelegaan kepadamu” (Matius 11:28).
“Lihat, Aku berdiri di muka pintu dan mengetok; jikalau ada orang yang mendengar suara-Ku dan membukakan pintu, Aku akan masuk mendapatkannya” (Wahyu 3:20).

—————————————————————————————

May 21, 2009 at 8:40 pm Leave a comment


Silahkan kunjungi website baru kami YesusCintaIndonesia.com

Categories

Top Clicks

  • None