Posts tagged ‘gereja’

Jesus as leader of my life

Bacaan: Mazmur 85:14 “Keadilan akan berjalan di hadapan-Nya, dan akan membuat jejak kaki-Nya menjadi jalan.”

Renungan:
Dongeng anak-anak tentang si katak dan pangeran yang tampan mengisahkan tentang seorang pangeran yang melakukan kesalahan, sehingga harus menerima kutuk. Kutuk tersebut akan berakhir jika ia berjumpa dengan seorang putri yang mencintainya, maka ia pun akan berubah kembali menjadi pangeran yang tampan. Demikian pula dengan kisah seekor angsa yang buruk rupa menjelma menjadi putri yang cantik.
Mungkin saat ini kita sedang berada dalam keadaan hidup yang berantakan, bergelimang dosa, dan lumpuh di hadapan Tuhan. Percayalah, kasih setia Tuhan sanggup mengubahkan kehidupan kita menjadi mutiara dan harta kesayanganNya. Tuhan hanya meminta kita membuka hati bagi kasihNya dan membawa jalan kehidupan kita berpijak pada jejak-jejak kaki Tuhan. Artinya Tuhanlah yang berjalan di depan kita, menjadi pemimpin sejati dalam kehidupan kita. Seringkali kita berjalan mendahului Tuhan, dan meninggalkan Tuhan jauh di belakang garis kehidupan kita. Itu sebabnya betapa kacaunya kehidupan kita. Buatlah Tuhan menjadi Pemandu jalan kita. Berjalanlah setapak demi setapak bersama dengan Tuhan.
Pilihan ada di tangan kita. Menolak dan mengabaikan kasih Tuhan yang ditawarkan pada kita atau menerima dan hidup di dalam kasihNya. Mari kita membuat keputusan sekarang, apakah kita tetap mau menjadi katak atau berubah menjadi pangeran yang tampan. Tuhan memberkati.

Doa:
Yesus, kuserahkan seluruh hidupku dalam tanganMu. Ubahlah hidupku sesuai dengan rencanaMu, sehingga kehidupanku membawa berkat bagi sesamaku, karena aku berjalan di atas jejak kakiMu sendiri. Amin. (Dod).

YesusCintaIndonesia.com

Advertisements

July 15, 2016 at 5:07 pm Leave a comment

Gerilyawan Suriah Hancurkan Gereja di Maaloula

Kelompok oposisi menyatakan kelompok gerilyawan Al-Qaeda dikabarkan merebut kendali atas kota Kristen bersejarah, Maaloula, dari pasukan pemerintah. The Syrian Observatory for Human Rights menyatakan pemberontak Islam garis keras, Front al-Nusra, menguasai wilayah itu sejak Sabtu malam.

Video yang di-posting di YouTube dalam beberapa hari terakhir menunjukkan pertempuran antara pemberontak dan pasukan pemerintah di kota kecil itu. Maaloula terletak kurang-lebih satu jam perjalanan dari Ibu Kota Damaskus.

“Kami membersihkan Maaloula dari semua anjing Assad dan semua preman!” teriak seorang komandan pemberontak, menghadap ke kamera dalam video yang di-posting online selama akhir pekan ini.

Selama ini, kaum Kristen memegang “kartu” dalam konflik Suriah karena, baik kubu pemerintah maupun oposisi, memperebutkan dukungan mereka. Tetapi beberapa kelompok Kristen takut Islam radikal menyusupi pemberontak. Mereka khawatir mengalami nasib yang sama seperti sejumlah orang Kristen selama perang di Irak, di mana militan menargetkan mereka dan mendorong banyak orang untuk meninggalkan negara itu.

Penganut Kristen di negara itu jumlahnya sekitar 10 persen dari populasi. Suriah diperintah oleh pemerintahan yang didominasi oleh kaum Alawi, salah satu cabang Syiah. Sedangkan kelompok oposisi sebagian besar berhaluan Sunni.

Badan-badan bantuan internasional mengatakan 2 juta warga Kristen Suriah sering menjadi sasaran untuk menarik simpati sekaligus dicurigai rezim Presiden Bashar al-Assad. Dua uskup telah diculik dan seorang pendeta terkenal dinyatakan hilang.

Antoinette Nassrallah, seorang Kristen dan pemilik sebuah kafe di Maaloula, mengatakan kepada CNN, tahun lalu, ia khawatir tentang keselamatannya. “Di Aleppo, banyak warga Kristen yang dibunuh dan gereja dihancurkan,” katanya. Banyak orang Kristen Suriah telah melarikan diri ke Libanon dan berlindung di biara-biara.

Sementara itu, situs Mail Online menyatakan kaum Kristen di Maaloula mengklaim pemberontak Suriah memerintahkan mereka untuk masuk Islam tak lama setelah mereka menguasai kota. Laporan ini menyulut kembali kekhawatiran tentang dukungan Barat untuk kelompok pemberontak, yang diduga disusupi oleh ekstremis Islam.

Salah seorang warga kota itu menyatakan banyak di antara pejuang pemberontak berjenggot dan meneriakkan yel-yel agamanya sebelum menyerang rumah warga Kristen dan gereja. “Mereka menembak dan membunuh orang-orang. Aku mendengar suara tembakan, kemudian aku melihat tiga mayat tergeletak di tengah jalan. Apakah Presiden Obama melihat apa yang telah menimpa kami?” katanya.

Warga lain menyatakan pemberontak yang menguasai lima desa memaksa warganya untuk masuk Islam. “Anda masuk Islam atau Anda akan dipenggal,” ujarnya menirukan.

Desa yang terletak 25 kilometer dari Damaskus ini adalah salah satu dari sedikit tempat di dunia di mana warganya masih menggunakan bahasa kuno, bahasa Aram–bahasa yang diucapkan oleh Yesus dan murid-muridnya.

sumber : Tempo.co

September 9, 2013 at 3:00 am Leave a comment

Warga Saudi terlibat bom gereja di Tanzania

Polisi di Tanzania mengatakan mereka telah menangkap empat warga Arab Saudi dan dua warga Tanzania terkait pengeboman sebuah gereja Katolik Roma pada hari Minggu (05/05).

Aparat memastikan bahwa dua orang tewas dan puluhan luka-luka dalam serangan yang terjadi menjelang misa pembukaan gereja Katolik Roma Saint Joseph di Arusha.

Duta besar Vatikan dan Uskup Agung Arusha yang berada di antara jemaat gereja selamat.
Presiden Tanzania Jakaya Kikwete mengecam serangan itu sebagai “aksi terorisme.”
“Ini adalah aksi terorisme yang dilakukan oleh seseorang atau sekelompok yang keji dan musuh negara ini,” kata Kikwete dalam pernyataannya.
Arusha adalah kota tujuan wisata yang populer karena dekat dengan taman nasional Serengeti dan Gunung Kilimanjaro.
Serangan pertama
“Penyelidikan awal menunjukkan bahwa bom itu dilempar ke gedung gereja tapi kami tidak mengetahui asalnya,” kata Menteri Dalam Negeri Tanzania, Emmanuel Nchimbi.
Nchimbi mengatakan polisi masih mencari tersangka-tersangka lain.

Ini adalah pertama kalinya gereja diserang di Tanzania.
Aparat tidak memberikan petunjuk mengenai siapa pelaku serangan tetapi ketegangan antara masyarakat Kristen dan Muslim di Tanzania meningkat dalam beberapa bulan terakhir.
Bulan lalu, polisi di Tanzania selatan harus menggunakan gas air mata untuk membubarkan sekitar 200 orang penganut Kristen yang mencoba membakar masjid karena persoalan pembantaian hewan.
Sementara pada Februari lalu seorang pastor ditembak di kepalanya saat berada di Zanzibar, pulau dengan populasi penduduk Muslim terbesar di negara itu.

sumber : bbc.co.uk

May 6, 2013 at 6:42 pm Leave a comment

Gereja di Amerika Serikat Lakukan Kegerakan Kembali Ke Gereja

Pada September ini sekitar 20.000 gereja-gereja di Amerika Serikat akan melakukan sebuah kegerakan massal untuk menjangkau 10 juta masyarakat yang belum bergereja untuk kembali kepada ibadah minggu di gereja. Kegerakan ini dinamakan National Back to Church Sunday.

Kegerakan ini dimulai pada musim gugur 2009 lalu. Dampak besarnya begitu dirasakan oleh masyarakat banyak. Karena pada kegerakan di 2010 terjadi lonjakan setiap pribadi yang kembali ke gereja dari 3.800 gereja hingga 7.600 gereja.  Pada 2012, jumlahnya semakin bertambah menjadi 13.100 gereja dengan mengundang 7,5 juta setiap orang yang tersebar kepada teman, keluarga, tetangga hingga rekan kerja untuk kembali menghadiri ibadah gereja.

“Kegerakan ini mengajak setiap orang untuk melakukan sebuah undangan atau ajakan yang sederhana kepada keluarga, teman dan rekan kerja. Hal ini memiliki dampak yang besar bukan hanya soal kehadiran, namun harapan yang timbul di tengah-tengah jemaat,” ungkap Redeemer Lutheran Church.

Banyak hal yang dijadikan alas an oleh seseorang untuk menghindari persekutuan didalam gereja. Namun sebuah penelitian mengenai dampak positif gereja dan persekutuannya bagi pribadi seseorang, nampaknya menjadi dorongan utama tersendiri bagaimana mereka dapat dijangkau.

Dalam salah satu artikel The Washington Times disebutkan bahwa memiliki kehidupan rohani yang aktif adalah salah satu cara terbaik untuk menjadi lebih bahagia dan hidup lebih lama. Artikel Times melaporkan bahwa orang-orang yang menghadiri gereja secara teratur cenderung hidup rata-rata 35 persen lebih lama daripada mereka yang tidak.

Selain itu sebuah survei dari The Barna Grup, menunjukkan bahwa orang yang berpartisipasi dalam komunitas berbasis agama lebih optimis, tidak mudah stres dan percaya bahwa mereka membuat perbedaan positif di dunia.

Hingga saat ini terjadi penurunan yang signifikan dari masyarakat Amerika Serikat terhadap persekutuan mereka di gereja. Kegerakan ini juga telah melakukan survey danmenunjukan bahwa masyarakat yang kembali ke gereja mengalami peningkatan sekitar 38 persen dan 97 persen menunjukan bahwa mereka akan kembali berpartisipasi dalam kegerakan ini September nanti.

sumber : jawaban.com

May 6, 2013 at 6:35 pm Leave a comment

Terduga Pelaku Teror Tidak Mau Dikeler Polisi Berpakaian Preman

Surabaya – Seorang pria dicurigai pelaku teror berinisial AB (53) ditangkap Satpam Gereja Katolik Sakramen Maha Kudus Pagesangan Surabaya dan anggota Polsek Jambangan, enggan dibawa polisi berpakaian preman.

Warga Manyar Tirtomoyo yang ditangkap di kawasan Bundaran Bulog Jalan A Yani, hanya mau diamankan petugas berpakaian seragam polisi.

“Saat ditangkap anggota berpakian preman, dia nggak mau. Dia maunya anggota yang berseragam,” ujar sumber yang tidak mau disebutkan identitasnya, Sabtu (10/12/2011).

Sebelum ditangkap pukul 13.30 WIB, seminggu sebelum kejadian bom bunuh diri di Gereja Bethel Indonesia Sepenuh (GBIS) Kepunton, Solo, 25 September 2011 lalu, Suwarso satpam Gereja Katolik Sakramen Maha Kudus Surabaya menerima telepon dari orang yang tak dikenal.

Dalam telepon tersebut, AB mengatakan, ingin menitipkan barang di gereja dan Suwarso diming-imingi uang sebesar Rp 2 juta. Namun, permintaan tersebut ditolak mentah-mentah Suwarso.

Seiring berjalannya waktu, ternyata pria tersebut sering menghubungi Suwarso dan terus menyampaikan keinginannya menitipkan barang, setiap hari Sabtu. Karena sering dihubungi, Suwarso pun merasa gerah dan semacam mendapatkan teror dari nomer telepon yang tak dikenalnya.

Suwarso juga mengaku curiga dan aneh. Setiap kali menjaga gereja, dia melihat orang yang tak dikenal, mondar-mandir di depan gereja mengendarai sepeda motor sambil membawa tas ransel di bagian belakang dan depan tubuhnya.

Pagi tadi, Suwarso mendapatkan telepon dari nomor tak dikenal lagi. Suara dibalik telpon itu terus merayu menitipkan barangnya di gereja dan akan memberikan imbalan sebesar Rp 2 juta. Suwarso pun mengiyakan permintaan itu dan berjanji bertemu di Bundaran Bulog Jalan A Yani.

Sebelum menemui orang tak dikenal itu, Suwarso menghubungi petugas Polsek Jambangan. Dari informasi tersebut, Suwarso dan anggota Reskrim menjebak pria tersebut hingga menangkapnya di Bundara Bulog.

“Karena tidak mau dibawa petugas berpakaian preman, dia dibawa ke Pos Polisi Bundaran Bulog (dekat Mapolda Jatim). Dari situ, dia dijemput anggota Polsek Jambangan berpakaian dinas,” jelasnya.

Setelah menjalani pemeriksaan di Mapolsek Jambangan, Jalan Pagesangan, AB dibawa anggota Satreskrim Polrestabes Surabaya untuk diperiksa di mapolrestabes, Jalan Sikatan.

sumber : surabaya.detik.com

December 10, 2011 at 10:40 am Leave a comment

Perajin Gelas Jamuan Gereja Kebanjiran Order

Perajin Gelas Jamuan Gereja Kebanjiran OrderKlaten: Jelang tanggal 25 Desember, perajin pernak-pernik Natal mulai kebanjiran order. Salah satu pernak pernik yang banyak dicari adalah gelas jamuan gereja yang terbuat dari kuningan. Meski harganya terbilang cukup mahal, mulai ratusan ribu hingga jutaan rupiah, gelas cantik tersebut tetap laris manis diburu pembeli.

Salah satu perajin aksesoris gelas jamuan gereja yang diburu pembeli terdapat di Karang Anom Mudal, Kecamatan Klaten Utara, Jawa Tengah. Setiap mendekati Natal, tempat itu selalu menambah produksi karena banyaknya permintaan dari sejumlah gereja maupun umat Kristiani.

Banyaknya peminat, tentu menaikkan pendapatan bagi perajin. Untuk membuat gelas jamuan digunakan bahan baku dari plat kuningan yang dibentuk sesuai dengan model yang dikehendaki. Selanjutnya, dibentuk bagian-bagian gelas dengan cara dipukul sedikit demi sedikit agar bentuknya bisa melengkung.

Setelah semua bagian terbentuk, tinggal merangkai menjadi satu rangkaian yang dikehendaki. Supaya warna kuningan kembali bersih seperti aslinya dilakukan proses pengkilapan secara hati-hati. Tak hanya proses pengkilapan, agar gelas semakin menarik dan mengkilap perlu dilakukan juga penyepuhan dengan menggunakan cairan emas maupun perak.

Pemasaran gelas jamuan tersebut telah menembus sejumlah wilayah di Indonesia, seperti Pulau Jawa, Sumatra, Nusa Tenggara Timur, hingga Papua.

Sumber : Liputan6.com

December 10, 2011 at 10:39 am Leave a comment

Lima RT di Samarinda Tolak Pendirian Gereja

SAMARINDA, Lima Ketua RT, yakni RT 71, 70, 37, 38 dan 15 di Kelurahan Sungai Pinang Dalam dan Kelurahan Temindung, Kota Samarinda  menolak aktivitas gereja di Ruko Graha Rock Jl DI Pandjaitan Samarinda. Lokasi ruko dijadikan tempat ibadah berdekatan Masjid Babul Hafadzah dan mushola.

“Lima ketua RT ini menolak jika Ruko Graha Rock dijadikan tempat aktivitas ibadah umat nonmuslim. Lokasinya sangat berdekatan dengan rumah ibadah umat Islam. Sesuai Surat Keputusan Bersama (SKB) Menteri Agama mengatur jarak dan harus mendapat persetujuan warga setempat,” kata Ketua DPW Front Pembela Islam (FPI) Samarinda Rasyid Ridla.

Penolakan warga itu telah disampaikan ke Walikota Samarinda ditembuskan ke Gubernur Kaltim, DPRD Samarinda, Kapolresta Samarinda, MUI Samarinda, Kandepag Samarinda, Camat Sungai Pinang, Lurah Temindung, Lurah Sungai Pinang Dalam, FPI Samarinda dan developer Graha Rock.

“Keberatan warga sangat mendasar karena pemanfaatan izin rumah ibadah belum ada. Selain itu tak ada pemberitahuan kepada tokoh masyarakat dan warga setempat. Karena itu fungsi ruko menjadi rumah ibadah ditolak warga. FPI Samarinda akan mengaw-al dan segera menyurat ke Pemkot agar menyikapi secara tegas persoalan ini,” kata Rasyid.

sumber : tribunkaltim.co.id

December 10, 2011 at 10:30 am 1 comment

Older Posts


Silahkan kunjungi website baru kami YesusCintaIndonesia.com

Categories

Top Clicks

  • None