Posts tagged ‘dilarang’

Presiden Pakistan: Dilarang Ampuni Perempuan Kristen (Asia Bibi)

Pengadilan Pakistan pada Senin (29/11/2010) melarang Presiden Asif Ali Zardari mengampuni seorang perempuan Kristen, yang dijatuhi hukuman mati, karena menghina Islam dalam perkara, yang memicu kritik atas hukum penghujatan di negara itu.

Asia Bibi (45 tahun), ibu empat anak, meminta ampunan dari presiden setelah pengadilan lebih rendah menjatuhkan hukuman mati kepadanya pada 8 November dalam perkara dari sengketa desa.

Pengadilan Tinggi Lahore melarang Zardari mengampuni Bibi lewat permohonan, yang diajukan Shahid Iqbal, warga lain Pakistan.

Pengacara Iqbal Allah Bux Laghari mengatakan kepada Reuters, pengampunan adalah sah, karena pengadilan telah mendengarkan permohononan mengenai perkara Bibi.

“Kami yakin, tugas pengadilan untuk menilai bukti mengenai dia (Bibi) bukan berdasar penilaian pribadi dan bila terbukti tidak bersalah, ia seharusnya dibebaskan,” katanya.

Kelompok Hak Asasi Manusia meminta pencabutan hukum, yang menurut mereka mendiskriminasi agama minoritas, yang penganutnya berjumlah empat persen dari 170 juta rakyat Pakistan.

Pada pekan lalu, seorang menteri pemerintah mengatakan, penyelidikan awal mengenai perkara wanita tersebut menemukan bahwa Bibi tidak melakukan penghinaan, namun terbukti bersalah setelah terjadi pertengkaran.

Penghinaan agama memang banyak terjadi, walau hukuman mati tidak pernah dilakukan sebelumnya, kebanyakan tuduhan kalah di tingkat banding, namun warga yang marah telah membunuh banyak orang, yang dituduh melakukan penghinaan.

sumber : berita8.com

Ayo..mari berdoa buat Asia Bibi dan keluarga, semoga Tuhan memberi ketabahan, dan semoga orang yg membencinya dibukakan mata hatinya.

Advertisements

December 1, 2010 at 11:32 pm Leave a comment

Socratez Pasrah Bukunya Dilarang Beredar

JAYAPURA, KOMPAS.com — Kejaksaan Tinggi Papua mulai mengedarkan surat keputusan dari Kejaksaan Agung mengenai penarikan buku Pendeta Socratez Sofyan Yoman yang banyak beredar di Bumi Cenderawasih. Buku ini dinilai berisi propaganda dan menimbulkan gerakan separatis. Meski kecewa, Socratez mengaku pasrah terhadap pelarangan ini.

“Surat sudah turun dari Kejaksaan Agung kemarin, sudah saya baca. Ini kami distribusikan lagi ke kejaksaan negeri sebagai pegangan bertindak,” ujar Palty Simanjuntak, Kepala Kejaksaan Tinggi Papua.

Buku tulisan Socratez Sofyan Yoman, Suara Gereja bagi Umat Tertindas: Penderitaan, Tetesan Darah dan Cucuran Air Mata Tuhan di Papua Barat Harus Diakhiri, terbitan Reza Enterprise ini dilarang beredar berdasarkan Surat Keputusan-140/A/JA/12/2009 tertanggal 22 Desember 2009.

Palty mengatakan, buku ini telah dikaji secara mendalam oleh Kejaksaan Agung sejak Mei 2009. Sementara itu, Socratez Sofyan Yoman, Jumat (15/1/2010), mengaku belum menerima pemberitahuan bahwa bukunya dilarang. Ia justru mengetahuinya dari wartawan yang meminta konfirmasinya.

Lebih lanjut, Socratez tidak mempermasalahkan pelarangan bukunya. “Justru semakin dilarang, buku saya semakin laris karena orang penasaran,” ujarnya. Socratez dengan keras mengatakan, bukunya separatis karena semua orang Papua berkeinginan untuk merdeka.

Dia menambahkan, bukunya yang pertama, Orang Papua Bukan Separatis? tahun 1999, hingga buku ke-11 yang sedang disusun, Kesadaran Melanesia 2010, menyampaikan fakta yang terjadi di Papua. Dia merinci permasalahan-permasalahan dan data ditambah analisis yang mengisi buku-bukunya.

“Pelarangan buku ini menunjukkan Indonesia bukan negara demokrasi. Kalau buku saya tidak benar, silakan buat buku yang menurut pemerintah benar seperti apa,” ucap Socratez.

Selain buku tulisan Socratez itu, ada empat buku lain yang dilarang beredar oleh Kejaksaan Agung. Buku-buku itu adalah Pembunuhan Massal Gerakan 30 September dan Kudeta Soeharto (ditulis John Roosa, diterbitkan Institut Sejarah Sosial Indonesia dan Hasta Mitra), Lekra Tak Membakar Buku Suara Senyap Lembar Kebudayaan Harian Rakyat 1950-1965 (ditulis Rhoma Dwi Aria Yuliantri dan Muhidin M Dahlan, diterbitkan Merakesumba Lukamu Sakitku), Enam Jalan Menuju Tuhan (ditulis Darmawan, diterbitkan Hikayat Dunia), dan Mengungkap Misteri Keragaman Agama (ditulis Syahruddin Ahmad, diterbitkan Yayasan Kajian Alquran Siranindi).

sumber : http://regional.kompas.com/read/2010/01/15/10141463/Socratez..Pasrah.Bukunya.Dilarang.Beredar.

January 15, 2010 at 6:55 am Leave a comment

Pendeta Socratez Belum Tahu Bukunya Dilarang Beredar

JAYAPURA, KOMPAS.com — Pendeta Socratez Sofyan Yoman, pengarang buku Suara Gereja bagi Umat Tertindas, mengaku hingga saat ini belum mendapat pemberitahuan resmi dari Kejaksaan Agung  tentang larangan beredar bagi buku hasil karyanya.

“Sampai saat ini saya belum mendapat pemberitahuan tersebut, padahal alamat saya jelas,” ungkap Socratez di Jayapura, Jumat (15/1/2010), sehubungan dengan pelarangan bukunya beredar oleh Kejagung.

Menurut Socratez, dengan adanya pelarangan tersebut, secara tidak langsung pemerintah “mematikan kreativitas” anak bangsa yang seharusnya dihargai dan dihormati. Larangan itu juga menandakan pemerintah tidak dewasa dan tidak mau diawasi.

Larangan seperti itu menjadikan buku tersebut justru dicari-cari pembaca karena ingin tahu apa yang ditulis di dalamnya. “Ini semacam promosi gratis bagi buku saya,” ungkap Socratez seraya menambahkan, buku tersebut dicetak sebanyak 5.000 eksemplar.

Socratez mengakui, sebelumnya bukunya yang berjudul Pemusnahan Etnis Melanesia juga dilarang beredar. Sementara itu, Kepala Kejati Papua Palty Simanjuntak secara terpisah mengakui, pihaknya baru menerima surat edaran dari Kejagung tentang pelarangan buku karya Socratez tertanggal 22 Desember 2009.

“Kami baru menyebarkan ke 10 kejari  di tanah Papua,” ungkap Palty seraya menambahkan, dengan adanya edaran tersebut, kejaksaan akan menarik buku tersebut. Selain  buku karangan Socratez itu yang ditarik dari  edaran, juga tercatat satu buku lainnya berjudul Cucuran Air Mata Tuhan di Papua Barat.

sumber : http://regional.kompas.com/read/2010/01/15/09425789/Pendeta.Socratez.Belum.Tahu.Bukunya.Dilarang.Beredar

January 15, 2010 at 6:52 am Leave a comment


Silahkan kunjungi website baru kami YesusCintaIndonesia.com

Categories