Posts tagged ‘bekasi’

Massa Segel Gereja GPIB Galaxi Bekasi

Bekasi – Sejumlah organisasi massa (ormas) Islam, Senin (15/2) siang, memprotes dan menyegel pembangunan Gereja GPIB di RW 05/17 Perumahan Taman Galaxy, Kelurahan Jakasetia, Kecamatan Bekasi Selatan, Kota Bekasi.

Hingga berita ini dilaporkan, penyegelan sedang berlangsung dengan membentangkan kain sepanjang 50 meter yang isinya menolak pembangunan gereja tersebut.

Kain tersebut bertuliskan berbagai protes terhadap pembangunan gereja itu, dipasang sekeliling tembok gereja. Selain itu, penghapusan papan nama gereja dan pengibaran bendera sejumlah ormas Islam di lokasi bangunan juga dilakukan. Penyegelan dilakukan dengan alasan bahwa Gereja GPIB tersebut belum menyelesaikan surat izin mendirikan bangunan (IMB) dari Pemerintah Kota (Pemkot) Bekasi.

Seperti diketahui, Gereja GPIB ini, salah satu dari tujuh gereja yang berada di lokasi itu. Massa juga menempelkan surat teguran yang ditandatangani Camat Bekasi Selatan, Hudi Wijayanto terkait pembangunan gereja tersebut. Sambil berorasi, massa menyatakan, dari sejumlah gereja di lokasi itu terdapat beberapa gereja yang belum memiliki IMB, termasuk GPIB yang kini tengah dalam tahap pembangunan dua lantai.

Di antara isi surat Camat Bekasi Selatan yang dilaminating dan ditempelkan massa di bangunan gereja itu bertuliskan.

“Pihak panitia pembangunan gereja untuk tidak melaksanakan kegiatan sebelum menyelesaikan perizinan dari Pemkot Bekasi.”

Surat itu merupakan lembar kelima yang ditempelkan terkait surat camat kepada pihak panitia pembangunan gereja.

Rupanya, pihak gereja membangun tempat ibadah sebelum melengkapi perizinan sehingga camat setempat memberi teguran. Surat teguran pada halaman kelima itulah yang ditempelkan massa.

Pihak gereja yang ditemui tidak ada di lokasi. Tetapi, beberapa tukang yang sedang bekerja terpaksa menghentikan kegiatan mereka setelah puluhan massa mendatangi bangunan itu.

Sebagaimana diketahui, penolakan terhadap gereja di Kabupaten dan Kota Bekasi, sejak akhir 2009 lalu, sudah berlangsung beberapa kali. Pertama, penolakan dialami umat Gereja Huria Kristen Batak Protestan (HKBP) Philadelpia di Desa Jelajen Jaya Kecamatan Tambun Utara.

Kemudian, dilanjutkan dengan protes sejumlah massa ke Gereja HKBP Pondok Timur di Kecamatan Mustika Jaya Kota Bekasi dan kali ini berlanjut di Gereja GPIB Galilea di Perumahan Taman Galaxy Kota Bekasi.

sumber : hariansib.com

Advertisements

February 16, 2010 at 11:49 am 11 comments

16 Ormas Islam Bekasi Menyegel Gereja Galilea

Bekasi (ANTARA News) – Ratusan umat muslim yang berasal dari 16 Organisasi Masyarakat (Ormas) Islam di wilayah Kota Bekasi, Jawa Barat, akan menutup paksa aktifitas peribadahan umat kristiani di Gereja Galileo, Perumahan Taman Galaxy, Kelurahan Jaka Setia, Kecamatan Bekasi Selatan.

“Kagiatan ini akan kami lakukan, Senin (15/2), mulai pukul 08:00 WIB. Karena keberadaannya sudah sangat meresahkan warga setempat yang mayoritasnya beragama muslim,” ujar Ketua Front Pembela Islam (FPI) Bekasi Raya, Murhali Barda, kepada ANTARA, di Bekasi, Minggu.

Menurut Murhali, keresahan warga muslim sekitar terhadap keberadaan Gereja yang berlokasi di lingkungan Pulau Minas, Perumahan Villa Galxy tersebut karena munculnya dugaan upaya Kristenisasi dari pihak pengelola Gereja.

“Laporan dari beberapa jemaah kami menyebutkan, internal Gereja kerap menggelar pembagian Sembako murah namun dengan embel-embel mengakui Yesus sebagai Tuhan mereka. Hal itu saya nilai sebagai pelanggaran,” katanya.

Selain itu, kata dia, di kawasan itu telah berdiri sedikitnya enam Gereja dan sejumlah rumah tempat tinggal yang fungsinya dialihkan menjadi tempat beribadah. “Pada malam hari, pujian terhadap Tuhan mereka dalam bentuk nyanyian mengganggu waktu beristirahat warga,” katanya.

Murhali mengaku yakin, sejumlah perizinan pembangunan Gereja tersebut belum sepenuhnya lengkap. Alasannya, sebagian besar masyarakat setempat belum memberikan izin penggunaan lahan. “Buktinya, sampai sekarang masih banyak spanduk penolakan warga yang terpasang di sejumlah gang dan kawasan pusat keramaian terhadap pendirian bangunan tersebut,” ujar Murhali.

Berdasarkan situasi ini, kata dia, Dewan Dakwah Bekasi (DDB) bersama dengan Ormas Islam lainnya menyampaikan pernyataan sikap, yakni memprotes keras pendirian Gereja Galilea dan mendesak pihak-pihak yang berwenang seperti Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) dan Pemerintah setempat agar dengan tegas menutup aktivitas itu sebagaimana diatur dalam Surat Keputusan Bersama (SKB) dua Menteri tahun 2007 tetang pendirian rumah ibadah.

“Dalam SKB antara Menteri Agama dan Menteri Dalam Negeri dikatakan, pendirian rumah ibadah minimal harus memiliki 60 persen persetujuan masyarakat sekitar,” ujarnya.

Dikatakan Murhali, ratusan massa yang rencananya akan melakukan penyegelan Gereja Galilea berasal dari Dewan Dakwah Bekasi, Dewan Dakwah Kecamatan Cabang Bungin, Masyarakat Muara Gembong, Bina An Nisa Dewan Da?wah Bekasi, Irene Centre, Majelis Mujahidin Indonesia(MMI).

“Forum Silaturahmi Masjid dan Mushala Galaxi, Front Pembela Islam(FPI), Forum Remaja Islam Medan Satria, FKUB, Persatuan Islam (PERSIS), Komite Penegak Syariah (KPS), Muhammadiyah, Gerakan Pemuda Islam(GPI), Masyarakat Peduli Syariah (MPS), dan Gabungan Remaja Islam (GARIS),” ujarnya.

Sementara itu pihak pengelola Gereja Galilea belum dapat memberikan komentar apa pun terkait situasi ini. Kendati demikian, salah seorang petugas kemanan setempat mengaku telah mengetahui adanya rencana tersebut. Sejumlah polisi juga tampak berjaga-jaga di sekitar lokasi.

Secara terpisah, Kasat Reskrim Polrestro Bekasi, Kompol Budi Sartono, mengimbau kepada demonstran untuk menjalankan aksinya secara tertib tanpa perlu melakukan anarki. Pihaknya tidak akan mentolerir oknum masyarakat yang terbukti kuat melakukan tindakan provokasi hingga menyebabkan anarki.

“Bila terdapat kekurangan, mari kita perbaiki secara kekeluargaan. Polisi bersama dengan pemerintah selalu terbuka untuk melakukan penyempurnaan berbagai pandangan yang kita anut bersama,” ujarnya.

sumber : antara.co.id

February 15, 2010 at 2:45 am 3 comments

Gereja Digembok dan Disegel Bupati Bekasi

Keprihatinan masih meliputi warga HKBP Filadelfia, Kampung Jejalen Jaya, Tambun Utara, Kabupaten Bekasi. Sejak Desember 2009 hingga Minggu (24/1), sekitar 150 anggota jemaatnya terpaksa menggelar kebaktian di pinggir jalan karena gereja tempat ibadah mereka digembok dan disegel Bupati Bekasi.

Penggiat demokrasi, HAM dan perburuhan DR. Muchtar Pakpahan yang melakukan pemantauan langsung kepada SIB di Jakarta, Minggu (24/1) mengatakan dengan menggunakan payung dan duduk beralaskan koran serta kardus yang mereka bawa masing-masing, jemaat terlihat tetap bersemangat mengikuti kebaktian. Ibadah pun berlangsung hikmad di bawah pengamanan cukup ketat dari Polres Metro Kabupaten Bekasi dan anggota Kodim.

“Situasi ini sangat memprihatinkan. Belakangan, masalah keagamaan, khususnya penutupan gereja kembali marak. Seharusnya, di era demokrasi seperti sekarang, hal seperti ini tidak perlu terulang lagi,”ujar Muchtar.

Sebelumnya, pimpinan jemaat Filadelpia Pdt. Palti Panjaitan mengatakan pihaknya sengaja tidak memasang tenda di jalan tempat ibadah berlangsung. Ibadah dilakukan secara terbuka seperti ibadah di alam terbuka.

“Kami hanya minta jemaat untuk membawa payung dan alas seadanya. Saya sangat terharu, jemaat tetap bersemangat. Saya sama sekali tidak menyinggung soal masalah penutupan itu dalam khotbah. Kami hanya berdoa syafaat agar mendapat pertolongan Tuhan,” ujar Pdt Palti Panjaitan.

Seperti diberitakan sebelumnya, Komisi Nasional Hak Azasi Manusia(Komnas HAM) telah menyurati Bupati Bekasi menanyakan dasar penutupan dan pelarangan jemaat HKBP Filadelpia beribadah.

Panitia Pembangunan Gereja, Tigor Tampubolon juga mengakui pihaknya telah memperoleh surat tembusan Komnas Ham kepada Bupati Bekasi.

“Kami sudah menerima tembusan surat yang dikirim Komnas Ham kepada Bupati Bekasi dan Kapolres Metro Bekasi. Hanya saja kami belum tahu apakah surat itu sudah direspons atau belum. Kami berharap Komnas HAM dapat membantu mediasi masalah ini,” ujar Tigor.

sumber : hariansib.com

January 25, 2010 at 1:03 pm 16 comments


Silahkan kunjungi website baru kami YesusCintaIndonesia.com

Categories