Teroris Pakai Modus Rusuh Tahun 2000

December 9, 2010 at 6:24 am Leave a comment


Mabes Polri terus berupaya mengungkap kasus penembakan gereja dan penemuan bahan peledak di Sukoharjo, Jawa Tengah. Tim khusus dari Mabes Polri sekarang dikirim ke Solo untuk membantu pengusutan kasus itu. “Ini jadi atensi serius kami,” ujar Kadivhumas Mabes Polri Irjen Pol Iskandar Hasan kemarin (08/12).

Jenderal bintang dua itu menduga ada kelompok yang sengaja ingin membuat suasana tidak aman di masyarakat menjelang pergantian tahun. “Kalau dilihat mungkin ada yang ingin eksis, tapi kemampuan sudah tidak ada,” katanya tanpa menyebut kelompok yang dimaksud.

Melihat pola teror yang digunakan, kelompok ini diduga ingin mengadu domba antarumat beragama seperti yang pernah dilakukan kelompok teroris pada medio tahun 2000. Saat itu, sejumlah gereja menjadi sasaran peledakan bom meski dalam derajat low explosive. Iskandar meminta masyarakat tetap tenang dan tidak terprovokasi. “Kalau terpancing, justru itu tujuan teroris ingin mengadu domba,” jelasnya.

Secara terpisah, seorang petugas lapangan di lingkungan anti teror menyebut, saat ini satu unit Densus 88 sudah berada di Bali sejak seminggu yang lalu. Mereka diperbantukan secara tertutup untuk membantu pengamanan perhelatan Bali Democrcy Forum (BDF) yang diikuti delegasi 31 negara.

Korps burung hantu dilibatkan terutama untuk mendeteksi dini potensi ancaman sisa anggota kelompok tanzhim Al Qaidah Serambi Mekkah yang belum tertangkap.”Penjuru utama tetap Paspampres, kita membantu,” kata sumber Jawa Pos.

Kelompok teroris yang pernah berlatih di Jalin Jantho, Aceh selalu menargetkan kepentingan asing. Forum sebesar BDF sangat strategis dan mendapat level pengamanan merah atau sangat tinggi. “Kapolri sudah memberi perintah untuk all out,” tambahnya.

Melihat pola dan strategi yang digunakan kelompok ini, mereka tidak terpaku pada satu bentuk serangan . Misalnya, pengeboman saja atau penyerangan sporadis saja. Namun, segala cara ditempuh. Bahkan fadli Sadama yang tertangkap di Malaysia bermaksud menyergap turis yang sedang berdayung sampan di daerah sekitar anak gunung Krakatau.

Selain itu, perwira lapangan itu menjelaskan, Toni Togar yang menjadi master mind perampokan Bank CIMB Niaga dan penyerangan Mapolsek Hamparan Perak memang memberikan keleluasan kepada sel-sel yang dibentuknya untuk melakukan penyerangan individual.

Toni selalu cermat memilih pimpinan operasi. Untuk operasi Medan dan penyerangan Mapolsek Hamparan Perak misalnya dipilih Taufik Hidayat, mantan preman yang sering beroperasi di wilayah Sumatera Utara. Taufik tewas dalam operasi kontak tembak dengan aparat Polda Sumut awal Oktober lalu.

Juga Fadli Sadama, dia diberikan otonomi dan kepercayaan penuh untuk merancang serangan di wilayah komandonya yakni Riau. Fadli memang asli daerah penghasil minyak itu. Dia lahir di Pekanbaru 26 April 1982. Di bagian lain, ustad Abu Bakar Baasyir dijadwalkan untuk diperiksa matanya oleh dokter Isfahani.”?Rencananya akan dicek dulu hari Jumat besok, baru ditentukan waktu operasinya,” kata staf pribadi Baasyir, Hasyim Abdullah kemarin.

Menurut Hasyim, jika operasi jadi dilakukan kemungkinan akan dilakukan di RS Pusat Pertamina. “Dokternya sudah pulang dari haji, nanti akan dicarikan waktu yang tepat sesegera mungkin,” tambahnya

sumber : jpnn.com

Entry filed under: Berita. Tags: , , , , , , , .

Gereja Kristen Muria Solo Ditembaki Orang tak Dikenal Julius Kardinal : Jangan Balas Dengan Kekerasan

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Trackback this post  |  Subscribe to the comments via RSS Feed


Silahkan kunjungi website baru kami YesusCintaIndonesia.com

Categories


%d bloggers like this: