Malaysia Adili Tiga Tersangka Penyerang Gereja

January 29, 2010 at 7:44 pm Leave a comment


Seorang polisi Malaysia memeriksa tempat kejadian perkara di sebuah gereja yang dirusak

KUALA LUMPUR — Sebuah pengadilan di Malaysia, Jumat (29/1/2010), mengadili tiga tersangka dengan tuduhan melakukan serangan bom terhadap sejumlah gereja di tengah panasnya isu penggunaan kata “Allah” oleh umat Nasrani.

Kantor berita Bernama melaporkan, ketiga orang itu, yang semuanya Muslim etnis Melayu dengan usia antara 22 dan 24 tahun, bekerja sebagai kurir motor. Ketiga orang ini mengaku bersalah di hadapan pengadilan di Kuala Lumpur atas usaha pengeboman dan pengacauan dengan cara melakukan pembakaran. Karena pelanggaran itu, mereka diancam hukuman penjara maksimal 20 tahun dan denda dalam bentuk uang.

Pihak kepolisian sejauh ini telah menangkap 19 orang sehubungan dengan pembakaran dan vandalisme terhadap 11 gereja, sebuah sekolah Katolik, sebuah kuil Sikh, sebuah masjid, dan dua ruang ibadah (mushala). Kepala babi, binatang yang haram secara hukum Islam, pada Kamis kemarin juga telah sengaja dibuang ke dua masjid di kawasan permukiman yang sembilan tahun lalu pernah mengalami bentrokan antaretnis di Kuala Lumpur.

Para pengamat mengatakan, serangan-serangan itu telah mulai menimbulkan kekhawatiran bagi sejumlah penanam modal asing, padahal Perdana Menteri Malaysia Najib Razak tengah berusaha menarik lebih banyak investasi asing.

Sengketa ini berawal dari putusan pengadilan pada 31 Desember 2009, yang mengizinkan sebuah surat kabar Katolik, Herald, menggunakan kata “Allah” untuk edisi berbahasa Melayu sebagai sebutan untuk Tuhan bagi umat Kristen. Penggunaan kata ini lazim bagi warga Nasrani Melayu, yang merupakan 9,1 persen dari total 28 juta penduduk Malaysia, dan kebanyakan berada di negara bagian Sabah dan Sarawak.

Isu ini telah menimbulkan ketegangan etnis dan politis-religius di negara itu. Pemerintah tengah naik banding terhadap putusan pengadilan tersebut, sementara pihak Kristen juga tetap beranggapan bahwa penggunaan kata tersebut bagi umat Nasrani sah-sah saja. (C17-09)

sumber : kompas.com

Entry filed under: Berita. Tags: , , , , , .

Pembangunan Gereja di Lolu Selatan Dihentikan Sementara Polisi Tangkap Pelaku Bom Poso

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Trackback this post  |  Subscribe to the comments via RSS Feed


Silahkan kunjungi website baru kami YesusCintaIndonesia.com

Categories

Top Clicks

  • None

%d bloggers like this: