Naskah Alkitab Diduga Sudah Ada di Abad 10 SM

January 18, 2010 at 3:32 am Leave a comment


VIVAnews – Sebagian tulisan di Kitab Suci agama Kristen, Alkitab, diduga sudah ada sejak abad ke 10 Sebelum Masehi (SM), jauh lebih lama dari perkiraan sebelumnya. Ini terjadi saat Israel diperintah Raja Daud.

Demikian menurut hasil penelitian seorang ilmuwan di Universitas Haifa, Israel, seperti yang diungkapkan laman LiveScience.

Hingga kini, banyak ilmuwan yakin bahwa sebagian isi Alkitab – terutama di beberapa surat pada bagian Perjanjian Lama – yang ditulis dalam bahasa Ibrani (Hebrew), paling lama dibuat pada abad ke 6 SM. Para ilmuwan saat itu tidak menemukan bukti adanya karya tulis Yahudi pada masa sebelum zaman itu.

Namun, seorang ilmuwan berhasil menterjemahkan suatu karta tulis kuno berbahasa Yahudi, yang diperkirakan berusia abad ke-10 SM. “Ini menandakan bahwa Kerajaan Israel telah muncul pada abad ke-10 SM dan setidaknya ada sejumlah teks Alkitab yang ditulis beberapa ratus tahun sebelum tanggal yang tertera dalam penelitian terkini,” kata Gershon Galil, profesor Studi Alkitab dari Universitas Haifa, yang berhasil menterjemahkan naskah kuno itu.

Naskah itu ditemukan tim arkeolog lebih dari setahun yang lalu di dalam suatu barang tembikar di lokasi penggalian Khirbet Qeiyafa, yang terletak di Lembah Elah, Israel. Penggalian itu dipimpin oleh Yosef Garfinkel dari Universitas Hebrew di Yerusalem.

Mulanya, para ilmuwan tidak bisa menilai apakah naskah itu merupakan tulisan Ibrani atau menggunakan bahasa lain. AKhirnya, Galil bisa mengidentifikasi teks itu dan dipastikan bahwa itu adalah tulisan Ibrani kuno.

“Tulisan itu menggunakan kata kerja yang berciri khas Ibrani, misalnya asah (melakukan) dan avad (bekerja), yang jarang digunakan dalam bahasa-bahasa regional,” kata Galil. “Sejumlah kata yang muncul dalam teks, seperti almanah (janda), mengacu secara spesifik kepada bahasa Ibrani dan ditulis secara berbeda dalam bahasa-bahasa lokal,” lanjut Galil.

Naskah kuno itu ditulis dalam tinta di atas potongan tembikar berbentuk trapesium berukuran 15 cm x 16,5 cm. Teks itu tampaknya merupakan pernyataan sosial mengenai bagaimana memperlakukan budak, janda, dan yatim piatu.

Isi naskah itu, yang beberapa hurufnya sudah hilang, serupa dengan penggalan pasal teks Alkitab di Perjanjian Lama, seperti pada Yesaya 1:17, Mazmur 72:3, dan Keluaran 23:3. Namun teks itu tampaknya tidak disalin dari pasal-pasal manapun di Alkitab.

sumber : http://dunia.vivanews.com/news/read/122007-naskah_alkitab_diduga_sudah_ada_di_abad_10_sm

Entry filed under: Berita. Tags: , , , , , , .

Pendeta Gadungan Ditangkap : Tipu Jemaat 5 Gereja di Kulawi dan Palolo SMA YPK Biak Siap Menuju Sekolah Internasional

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Trackback this post  |  Subscribe to the comments via RSS Feed


Silahkan kunjungi website baru kami YesusCintaIndonesia.com

Categories

Top Clicks

  • None

%d bloggers like this: