KSAL: Gereja Sarana Mempersatukan Persaudaraan

January 7, 2010 at 7:53 pm Leave a comment


JAKARTA (Suara Karya): Kepala Staf TNI Angkatan Laut Laksamana Madya TNI Agus Suhartono memaknai, gereja bukan hanya sekadar rumah ibadah. Melainkan, gereja harus dijadikan sarana untuk mempersatukan persaudaraan sejati umat beriman.

“Kata gereja diambil dari Bahasa Yunani Ekklesia yang artinya himpunan orang-orang yang terpilih yang beribadah kepada Allah dan melakukan perintah-perintah Allah, serta memberi teladan bagi orang-orang di tengah dunia,” kata KSAL saat meresmikan Gereja Katholik Paroki Santo Yakobus di Komplek Utama TNI Angkatan Laut Kelapa Gading, Jakarta, Kamis (7/1).

Tampak hadir, antara lain Wakil KSAL Laksaman Madya TNI Moekhlas Sidik, mantan KSAL Laksamana (Purn) TNI Bernard Kent Sondahk, Pastur Kepala Gereja Paroki Santo Yakobus Kelapa Gading Romo Antonius Gunardi, Pastur Senior Gereja Katholik Paroki Santo Yakobus Kelapa Gading Suto Panitro dan ratusan prajurit TNI AL yang beragama Katolik.

Menurut dia, pembinaan rohani harus dilaksanakan secara konsisten. Utamanya, pembinaan rohani melalui kegiatan ritual keagaman di tempat-tempat ibadah sesuai keyakinan dan kepercayaan masing-masing umat beragama di Indonesia.

“Diantaranya gereja. Gereja menjadi salah satu wadah untuk pembinaan rohani sesuai landasan dan penerapan ajaran agama Katholik yang benar,” kata KSAL.

Sementara itu, Kepala Dinas Penerangan TNI AL Laksamana Pertama TNI Iskandar Sitompul mengatakan, pembangunan Gereja Santo Yakobus di Komplek TNI AL Kelapa Gading merupakan kebijakan pimpinan TNI AL guna mewujudkan pluralisme Bangsa Indonesia.

Dia mengharapkan, Gereja Katholik Paroki Santo Yakobus mampu memotivasi pembinaan kerukunan hidup antarumat beragama dan solidaritas sesama anggota masyarakat.

“Solidaritas antar umat bergama mrnjadi kunci perekat antar komponen bangsa yang dapat mempersatukan perbedaan-perbedaan di tengah kehidupan bangsa yang mejemuk,” kata Iskandar.

Antonius menilai, keberagaman suku dan agama menjadi anugerah terbesar yang diberikan Tuhan untuk masyarakat Indonesia.

Untuk itu, sudah menjadi kewajiban bagi seluruh umat beragama di Indonesia agar saling menghormati dan menghargai perbedaan tersebut. (Feber Sianturi)

sumber : http://www.suarakarya-online.com/news.html?id=243717

Entry filed under: Berita. Tags: , , , , .

Presiden Rusia Rayakan Natal The Outsiders

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Trackback this post  |  Subscribe to the comments via RSS Feed


Silahkan kunjungi website baru kami YesusCintaIndonesia.com

Categories

Top Clicks

  • None

%d bloggers like this: