Posts filed under ‘Renungan’
Puasa berbuahkan maut
Seorang gadis muda berusia 24 tahun bernama Eni melakukan puasa Daniel selama 40 hari demi berdoa untuk keselamatan atas bangsa Indonesia agar terbebas dari segala cobaannya. Elizabeth, Andri (25), dan Ani (46) bersama Eni melakukan puasa Daniel tersebut sejak 27 November lalu. Namun tepat di hari ke-34, Eni yang kondisi fisiknya tidak kuat akhirnya menghembuskan nafas terakhir.
Bagi jemaat gereja, berdoa dan berpuasa bagi bangsa tentu sudah jadi hal lumrah. Hampir setiap gereja dalam satu tahun memiliki kalender khusus untuk mendoakan bangsa dan negara atau bahkan berdoa khusus untuk bangsa-bangsa lain agar lawatan Tuhan terjadi.
Sangat disayangkan rekan-rekan Eni yang mengetahui kondisi Eni tidak segera melarikannya ke rumah sakit. Bahkan ketika mengetahui bahwa Eni telah meninggal dunia tidak segera melaporkannya dan mengurus jenasahnya. Baru pada hari ke lima, mereka melaporkan pada RT setempat.
Semoga hal ini menjadi pelajaran yang sangat berharga bagi kita selaku orang percaya.
- Ketika akan melakukan puasa apa lagi dalam jangka panjang, perlu pendampingan baik dari pihak rohaniawan maupun medis.
- Melakukan puasa dan berdoa bagi bangsa memang baik, namun hal ini tidak boleh dipaksakan jika menyangkut kesehatan apalagi menyangkut nyawa seseorang.
- Hal penting lainnya adalah jika mendapat pernyataan roh dan penglihatan harus diuji, sebaiknya konsultasikan dengan pendeta/pastor lokal Anda terlebih dahulu.
Shalom – Tuhan Memberkati
Pembakaran Gereja di Malaysia : Ujian bagi umat Kristiani untuk memperkokoh iman
Peristiwa pembakaran gereja-gereja yang terjadi di Malaysia adalah ujian dan cobaan bagi umat Kristen khususnya di Malaysia untuk memperkokoh iman Kristiani.
Peristiwa pembakaran gereja ini hendaknya jangan ditanggapi secara kontraduktif, sebab peristiwa anti gereja bukanlah hal baru bagi umat Kristen.
Semoga umat Kristen di Malaysia tabah, sabar , rendah hati, dan tidak dendam. Marilah kita mendoakan para pelaku agar mereka sadar bahwa perbuatannya adalah dosa. Kita sebaiknya mengampuni mereka dan menyerahkan semuanya kepada Tuhan.
dan semoga pemerintah Malaysia cepat tanggap mengatasi hal ini agar peristiwa serupa tidak terulang lagi di kemudian hari.
Berbahagialah orang yang menderita penganiayaan karena melakukan kehendak Allah; mereka adalah anggota umat Allah! (Matius 5:10)
No matter what happens this year
No matter what happens this year ,
- Jesus will still love us
- Prayer will still work
- The Holy spririt will still move
- The Bible will still have the answer for all of our situation
Ajaran Yesus tentang sesama
Injil Lukas
Luk 10:25 Pada suatu kali berdirilah seorang ahli Taurat untuk mencobai Yesus, katanya: “Guru, apa yang harus kuperbuat untuk memperoleh hidup yang kekal?”
Luk 10:26 Jawab Yesus kepadanya: “Apa yang tertulis dalam hukum Taurat? Apa yang kaubaca di sana?”
Luk 10:27 Jawab orang itu: “Kasihilah Tuhan, Allahmu, dengan segenap hatimu dan dengan segenap jiwamu dan dengan segenap kekuatanmu dan dengan segenap akal budimu, dan kasihilah sesamamu manusia seperti dirimu sendiri.”
Luk 10:28 Kata Yesus kepadanya: “Jawabmu itu benar; perbuatlah demikian, maka engkau akan hidup.”
Luk 10:29 Tetapi untuk membenarkan dirinya orang itu berkata kepada Yesus: “Dan siapakah sesamaku manusia?”
Luk 10:30 Jawab Yesus: “Adalah seorang yang turun dari Yerusalem ke Yerikho; ia jatuh ke tangan penyamun-penyamun yang bukan saja merampoknya habis-habisan, tetapi yang juga memukulnya dan yang sesudah itu pergi meninggalkannya setengah mati.
Luk 10:31 Kebetulan ada seorang imam turun melalui jalan itu; ia melihat orang itu, tetapi ia melewatinya dari seberang jalan.
Luk 10:32 Demikian juga seorang Lewi datang ke tempat itu; ketika ia melihat orang itu, ia melewatinya dari seberang jalan.
Luk 10:33 Lalu datang seorang Samaria, yang sedang dalam perjalanan, ke tempat itu; dan ketika ia melihat orang itu, tergeraklah hatinya oleh belas kasihan.
Luk 10:34 Ia pergi kepadanya lalu membalut luka-lukanya, sesudah ia menyiraminya dengan minyak dan anggur. Kemudian ia menaikkan orang itu ke atas keledai tunggangannya sendiri lalu membawanya ke tempat penginapan dan merawatnya.
Luk 10:35 Keesokan harinya ia menyerahkan dua dinar kepada pemilik penginapan itu, katanya: Rawatlah dia dan jika kaubelanjakan lebih dari ini, aku akan menggantinya, waktu aku kembali.
Luk 10:36 Siapakah di antara ketiga orang ini, menurut pendapatmu, adalah sesama manusia dari orang yang jatuh ke tangan penyamun itu?”
Luk 10:37 Jawab orang itu: “Orang yang telah menunjukkan belas kasihan kepadanya.” Kata Yesus kepadanya: “Pergilah, dan perbuatlah demikian!”
Orang Samaria bermusuhan dengan orang Yahudi, akan tetapi justru orang samaria lah yang memilki belas kasihan dan mau menolong orang Yahudi itu tanpa pamrih.
Yesus mengajar kita untuk mengasihi orang yang membenci kita (musuh kita). “Dan Jikalau kamu mengasihi orang yang mengasihi kamu, apakah jasamu ? Karena orang-orang berdosa pun mengasihi juga orang-orang yang mengasihi mereka” (Lukas 6:32).
“Kasihilah musuhmu dan berdoalah bagi mereka yang menganiaya kamu” (Matius 5:44).
Siapakah sesama kita ?
Yesus mengajarkan bahwa sesama kita adalah semua orang tanpa kecuali (bukan hanya keluarga terdekat atau saudara-saudara seiman saja), bahkan yang membenci kita adalah sesama kita juga.
Yesus telah menunjukkan kasihNya yang besar (tanpa syarat), ketika Dia mengorbankan nyawaNya demi umat manusia. Jadi kita pun harus mengasihi sesama tanpa syarat. Kita harus menyatakan kasih Kristus kepada semua orang.
———————————————————————————
Yesus bangkit dan menampakkan diri kepada ratusan orang
Secara kronologis, penampakan Yesus kepada banyak orang adalah :
1. Maria Magdalena (Markus 16:9 , Yohanes 20:14-17)
2. Maria Magdalena dan Maria Ibu Yakobus (Matius 28:1-9 , Markus 16:1)
3. Kleopas dan seorang lagi (Lukas 24:13-32)
4. Petrus (Lukas 24:34 , 1Kor 15:5)
5. Sepuluh murid, kecuali Thomas (Lukas 24:36-43 , Yohanes 20:19 – 23)
6. Sebelas murid (Yohanes 20:24-29)
7. Tujuh murid yang memancing (Yohanes 21:1-3)
8. Petrus (Yohanes 21:15-17)
9. Lima ratus orang (1Korintus 15:6)
10.Yakobus (1Kor 15:7)
11.Sebelas murid pra-kenaikanNya (Matius 28:16-20, Markus 16:15-18, Lukas 24:44-51, Kis. 1:3-9)
Setelah bangkit atau sebelum naik ke surga, selama 40 hari Yesus menampakkan diri secara berulang-ulang sebagai bukti Dia hidup (Kis. 1:3b). Dengan banyaknya orang yang melihat penampakan itu, banyak orang yang bersaksi. Kesaksian yang didukung banyak orang akan saling menguatkan dan meneguhkan. Orang lain yang menerima kesaksian mereka akan diyakinkan.
Dalam Taurat Musa dijelaskan bahwa atas keterangan dua atau tiga orang saksi, suatu perkara tidak dapat disangsikan (Ulangan 19:15a). Dilihat dari jumlah orang yang melihat penampakan Yesus, jumlah orangnya justru melebihi kriteria Taurat Musa. Jumlah mereka 515 orang. Karena itu kesaksian mereka tidak perlu disangsikan. Artinya kebangkitan dan kenaikanNya tidak perlu disangsikan lagi.
————————————————————————————-
Apa yang dunia peroleh dari Yesus Kristus ?
Banyak orang-orang besar dunia mengemukakan pandangan-pandangan mereka yang besar dan jauh ke depan. Mereka juga menciptakan cara-cara baru dan menemukan ilmu yang sangat berguna bagi kehidupan manusia. Mereka memperlihatkan sejumlah prestasi dan teladan yang mengesankan.
Namun, hanya Yesus yang me-revolusikan dunia dan kemanusiaan secara mendasar dan berketerusan, dengan ajaran kasihNya yang tanpa pamrih. Yesus mengajarkan, sekaligus menjunjung moral dan etika yang paling tinggi. Dia penganjur dan pelaksana kasih yang terbesar. Sekalipun banyak orang membenci-Nya, ia tidak membenci balik mereka, baik dalam hati-Nya maupun melalui ajaran-Nya.“Kasihilah musuhmu dan berdoalah bagi mereka yang menganiaya kamu” (Matius 5:44).
Ia mempedulikan orang-orang papa, kaum janda, anak-anak yatim piatu. Ia memberi makan orang-orang yang lapar, menyembuhkan orang-orang yang sakit, mencari orang-orang yang hilang. Dia hanya memberi , tidak mengambil. Dia tidak pernah mengingini/merampas emas, perak, arak, tahta, wanita, dan budak sahaja. Dia meluruskan pandangan terhadap poligami, tidak membiarkan manusia melecehkan kesucian perkawinan.
Dia juga melarang ajaran-pedang yang menghalalkan tindak kekerasan: “Masukkan pedang itu kembali ke dalam sarungnya, sebab barangsiapa menggunakan pedang akan binasa oleh pedang” (Matius 26:52).
Yesus rela melepas kemuliaan surgawi-Nya demi melayani manusia, “Serigala mempunyai liang dan burung mempunyai sarang, tetapi Anak Manusia tidak mempunyai tempat untuk meletakkan kepala-Nya” (Lukas 9:58).
“Anak Manusia datang (dari surga) bukan untuk dilayani, melainkan untuk melayani dan untuk memberikan nyawa-Nya menjadi tebusan bagi banyak orang” (Matius 20:28)
Yesus tidak pernah membatalkan kata-kata-Nya atau mengingkari janji-janji-Nya. Ia penuh dengan kejujuran, keluhuran, kesetiaan dan pengampunan. Ia kudus dan benar dan lurus, “Ia yang benar untuk orang-orang yang tidak benar, supaya Ia membawa kita kepada Allah” (1 Petrus 3:18).
Di dalam sejarah manusia sepanjang zaman, hanya Yesus yang tercatat faultless (tidak pernah berbuat dosa) dan sinless (tanpa dosa).
Dia datang ke dunia dengan satu tujuan, yaitu untuk menyelamatkan umat manusia. Yesus tidak sedikitpun memikirkan kepentingan diri-Nya sendiri. Ia menderita untuk kepentingan umat manusia, dan rela memberikan nyawa-Nya, sebagai tebusan bagi banyak orang.
Dengan lembut Yesus mengundang semua orang yang keletihan memikul beban hidup, untuk membukakan pintu hati dan menghampiri-Nya secara pribadi. “Marilah kepada-Ku, semua yang letih lesu dan berbeban berat. Aku akan memberikan kelegaan kepadamu” (Matius 11:28).
“Lihat, Aku berdiri di muka pintu dan mengetok; jikalau ada orang yang mendengar suara-Ku dan membukakan pintu, Aku akan masuk mendapatkannya” (Wahyu 3:20).
—————————————————————————————
Yesus Kristus bangkit dari kematian dan naik ke surga
Injil Markus
16:1 Setelah lewat hari Sabat, Maria Magdalena dan Maria ibu Yakobus, serta Salome membeli rempah-rempah untuk pergi ke kubur dan meminyaki Yesus.
16:2 Dan pagi-pagi benar pada hari pertama minggu itu, setelah matahari terbit, pergilah mereka ke kubur.
16:3 Mereka berkata seorang kepada yang lain: “Siapa yang akan menggulingkan batu itu bagi kita dari pintu kubur?”
16:4 Tetapi ketika mereka melihat dari dekat, tampaklah, batu yang memang sangat besar itu sudah terguling.
16:5 Lalu mereka masuk ke dalam kubur dan mereka melihat seorang muda yang memakai jubah putih duduk di sebelah kanan. Merekapun sangat terkejut,
16:6 tetapi orang muda itu berkata kepada mereka: “Jangan takut! Kamu mencari Yesus orang Nazaret, yang disalibkan itu. Ia telah bangkit. Ia tidak ada di sini. Lihat! Inilah tempat mereka membaringkan Dia.
16:7 Tetapi sekarang pergilah, katakanlah kepada murid-murid-Nya dan kepada Petrus: Ia mendahului kamu ke Galilea; di sana kamu akan melihat Dia, seperti yang sudah dikatakan-Nya kepada kamu.”
16:8 Lalu mereka keluar dan lari meninggalkan kubur itu, sebab gentar dan dahsyat menimpa mereka. Mereka tidak mengatakan apa-apa kepada siapapun juga karena takut. Dengan singkat mereka sampaikan semua pesan itu kepada Petrus dan teman-temannya. Sesudah itu Yesus sendiri dengan perantaraan murid-murid-Nya memberitakan dari Timur ke Barat berita yang kudus dan tak terbinasakan tentang keselamatan yang kekal itu.
16:9 Setelah Yesus bangkit pagi-pagi pada hari pertama minggu itu, Ia mula-mula menampakkan diri-Nya kepada Maria Magdalena. Dari padanya Yesus pernah mengusir tujuh setan.
16:10 Lalu perempuan itu pergi memberitahukannya kepada mereka yang selalu mengiringi Yesus, dan yang pada waktu itu sedang berkabung dan menangis.
16:11 Tetapi ketika mereka mendengar, bahwa Yesus hidup dan telah dilihat olehnya, mereka tidak percaya.
16:12 Sesudah itu Ia menampakkan diri dalam rupa yang lain kepada dua orang dari mereka, ketika keduanya dalam perjalanan ke luar kota.
16:13 Lalu kembalilah mereka dan memberitahukannya kepada teman-teman yang lain, tetapi kepada merekapun teman-teman itu tidak percaya.
16:14 Akhirnya Ia menampakkan diri kepada kesebelas orang itu ketika mereka sedang makan, dan Ia mencela ketidakpercayaan dan kedegilan hati mereka, oleh karena mereka tidak percaya kepada orang-orang yang telah melihat Dia sesudah kebangkitan-Nya.
16:15 Lalu Ia berkata kepada mereka: “Pergilah ke seluruh dunia, beritakanlah Injil kepada segala makhluk.
16:16 Siapa yang percaya dan dibaptis akan diselamatkan, tetapi siapa yang tidak percaya akan dihukum.
16:17 Tanda-tanda ini akan menyertai orang-orang yang percaya: mereka akan mengusir setan-setan demi nama-Ku, mereka akan berbicara dalam bahasa-bahasa yang baru bagi mereka,
16:18 mereka akan memegang ular, dan sekalipun mereka minum racun maut, mereka tidak akan mendapat celaka; mereka akan meletakkan tangannya atas orang sakit, dan orang itu akan sembuh.”
16:19 Sesudah Tuhan Yesus berbicara demikian kepada mereka, terangkatlah Ia ke sorga, lalu duduk di sebelah kanan Allah.
16:20 Merekapun pergilah memberitakan Injil ke segala penjuru, dan Tuhan turut bekerja dan meneguhkan firman itu dengan tanda-tanda yang menyertainya.
————————————————————————————
Dia yang datang dari Surga kembali ke Surga untuk menyediakan tempat bagi kita di rumah Bapa.
KenaikanNya memberikan janji pada kita bahwa IA akan datang kembali menjemput kita.
Mengingatkan kita bahwa kita hanya singgah saja di bumi ini, dan rumah kita yang sesuangguhnya adalah di Surga kekal.
Ini sangat membahagiakan, dan membuat kita tidak memiliki ketakutan di dunia yang fana ini…karena kita sudah memiliki tempat takut satu2nya yang benar. Yaitu takut akan ALlah.
——————————————————————————————————————–
Dalam pelayanannya selama tiga setengah tahun Yesus banyak melakukan mujizat :
- menyembuhkan orang sakit,
- mengusir setan,
- mengendalikan alam,
- membangkitkan orang mati,
- dan yang paling utama mengajar serta memberi teladan (moral tingkat tinggi – atas dasar kasih)
Injil Matius
- Yesus menyembuhkan seorang yang sakit kusta (8:1-4)
- Yesus menyembuhkan hamba seorang perwira di Kapernaum (8:5-13)
- Yesus menyembuhkan ibu mertua Petrus dan orang-orang lain (8:14-17)
- Yesus meredakan angin ribut (8:23–27)
- Yesus menyembuhkan dua orang yang kerasukan (8:28–34)
- Yesus menyembuhkan orang lumpuh (9:1-8)
- Yesus menyembuhkan anak kepala rumah ibadat dan perempuan yang sakit pendarahan (9:18-26)
- Yesus menyembuhkan mata dua orang buta (9:27-31)
- Yesus menyembuhkan seorang bisu (9:32-34)
- Yesus menyembuhkan orang pada hari Sabat (12:9:15a)
- Yesus memberi makan lima ribu orang (14:13–21)
- Yesus berjalan di atas air (14:22–33)
- Yesus menyembuhkan orang-orang sakit di Genesaret (14:34-36)
- Yesus menyembuhkan banyak orang sakit (15:29-31)
- Yesus memberi makan empat ribu orang (15:32–39)
- Yesus menyembuhkan seorang anak muda yang sakit ayan
- Yesus menyembuhkan dua orang buta (20:29-34)
- Kebangkitan Yesus (28:1-10)
Injil Markus
- Yesus menyembuhkan ibu mertua Petrus dan orang-orang lain (1:29–34)
- Yesus menyembuhkan orang lumpuh (2:1–12)
- Yesus menyembuhkan orang pada hari Sabat (3:1–6)
- Yesus menyembuhkan banyak orang (3:7-12)
- Yesus meredakan angin ribut (4:35-41)
- Yesus mengusir roh jahat dari orang Gerasa (5:1-20)
- Yesus membangkitkan anak Yairus dan menyembuhkan seorang perempuan yang sakit pendarahan (5:21-43)
- Yesus memberi makan lima ribu orang (6:30-44)
- Yesus berjalan di atas air (6:45-52)
- Yesus menyembuhkan orang-orang sakit di Genesaret (6:45-52)
- Yesus menyembuhkan seorang tuli (7:31-37)
- Yesus memberi makan empat ribu orang (8:1-10)
- Yesus menyembuhkan seorang buta di Betsaida (8:22-26)
- Yesus mengusir roh dari seorang anak yang bisu (9:14-29)
- Yesus menyembuhkan Bartimeus (10:46-52)
- Kebangkitan Yesus (16:1-8)
Injil Lukas
- Yesus menyembuhkan ibu mertua Simon Petrus dan orang-orang lain (4:38-41)
- Penjala ikan menjadi penjala manusia (5:1-11)
- Yesus melakukan mujizat melalui Simon
- Yesus menyembuhkan seorang yang sakit kusta (5:12-16)
- Orang lumpuh disembuhkan (5:17-26)
- Yesus menyembuhkan orang pada hari Sabat (6:6-11)
- Yesus menyembuhkan hamba seorang perwira di Kapernaum (7:1-10)
- Yesus membangkitkan anak muda di Nain (7:11-17)
- Angin ribut diredakan (8:22-25)
- Yesus mengusir roh jahat dari orang Gerasa (8:26-39)
- Yesus membangkitkan anak Yairus dan menyembuhkan seorang perempuan yang sakit pendarahan (8:40-56)
- Yesus memberi makan lima ribu orang (9:10-17)
- Yesus mengusir roh dari seorang anak yang sakit (9:37-43a)
- Menyembuhkan orang sakit pada hari Sabat (13:10-17)
- Lagi penyembuhan pada hari Sabat (14:1-6)
- Kesepuluh orang kusta (7:11-19)
- Yesus menyembuhkan seorang buta dekat Yerikho (18:35-43)
- Kebangkitan Yesus (24:1-12)
Injil Yohanes
- Kebangkitan Yesus (20:1-10)
—————————————————————————————————-
Bukti bahwa Yesus bangkit dari antara orang mati dan naik ke surga :
1. Kubur Yang Kosong
Semua pihak baik murid-murid Yesus, imam-imam kepala dan orang Romawi mengakui bahwa kubur tersebut kosong.
Pertanyaannya bagaimana kubur tersebut bisa kosong? Apakah ada yang mencuri mayat Yesus?
Tidak ada alasan bagi orang Romawi untuk mencuri mayat Yesus, apalagi imam kepala dan orang Farisi.
Dalam Matius 28:13 dikatakan bahwa sesudah mengetahui bahwa kubur Yesus kosong, imam-imam kepala berunding dan memutuskan untuk membuat kabar bohong, yaitu bahwa murid-murid Yesus mencuri mayat Yesus pada malam hari.
Apakah para murid mencuri mayat Yesus?
Jika kita renungkan kondisi mereka pada saat itu, hal tersebut tidak mungkin terpikir dalam benak mereka. Mereka dalam keadaan hancur dan tercerai-berai, mereka begitu percaya kepada Yesus, tetapi kemudian Yesus ‘mengecewakan’ mereka ketika mati dikayu salib. Mereka bahkan tidak ingat bahwa Yesus pernah berkata bahwa Ia akan bangkit kembali pada hari yang ke tiga (Luk 24:5-8).
Jika benar para murid mencuri mayat Yesus maka semua pekerjaan dan pelayanan mereka, bahkan kematian mereka sebagai martir didasarkan pada kebohongan mereka sendiri. Itu pun dengan asumsi mereka bisa melewati pengawalan ketat dari tentara-tentara Romawi yang menjaga kubur Yesus, menggulingkan batu penutup pintu kubur yang sangat berat, melepaskan kain kafan dan melipatnya dengan rapi dan kemudian mengeluarkan mayat Yesus, semuanya dilakukan tanpa diketahui oleh para penjaga.
2. Saksi Mata
Selama 40 hari sejak hari kebangkitannya, Yesus menampakkan diri kepada :
- Maria Magdalena (Mrk 16:9-10),
- kepada wanita lain (Mat 28:9-10),
- kepada dua murid dalam perjalanan ke Emaus (Luk 24:13-32),
- kepada Petrus (Luk 24:34),
- kepada Tomas dan para rasul yang lain di loteng atas (Luk 24:36, Yoh 20:19, 20:26-31),
- kepada tujuh murid di laut Galilea (Yoh 21),
- kepada murid-murid di Galilea (Mat 28:16-20),
- kepada Yakobus (I Kor 15:7),
- kepada mereka semua yang menyaksikan Yesus naik ke Surga (Kis 1:9-10) dan
- kepada Paulus (I Kor 15:8, Kis 9:3-7, 27).
Rasul Paulus juga mencatat bahwa sesudah kebangkitannya, Yesus menampakan diri kepada 500 orang sekaligus, bahkan beberapa orang ada yang masih hidup pada saat Paulus menulis surat tersebut (I Kor 15:6).
Perihal kesaksian Maria Magdalena dan para wanita yang lain, patut dicatat bahwa pada masa itu, peranan wanita kurang mendapat perhatian, bahkan seorang wanita tidak dapat dijadikan saksi dalam suatu perkara di pengadilan. Tetapi penulis Alkitab menulis bagaimana Maria Magdalena menjadi orang yang pertama kali melihat Yesus sesudah bangkit. Tentunya jika penulis Alkitab mencoba membuat rekayasa, mereka tidak akan menulis bahwa seorang wanita menjadi saksi, karena hal tersebut akan membuat tulisan mereka tidak dipercaya. Tetapi penulis Alkitab harus mencatat apa adanya tanpa rekayasa, karena memang Maria Magdalena, dan wanita lainnya menjadi saksi kebangkitan Yesus. Kejujuran penulis Alkitab ini menjadi saksi bahwa peristiwa kebangkitan ini bukan rekayasa.
3. Lahirnya Gereja dan banyak orang bertobat
Dalam Kitab Kisah Para Rasul 2, dicatat bahwa pada hari Pentakosta, sesudah menerima pencurahan Roh Kudus di loteng atas, Rasul Petrus berkhotbah kepada orang banyak.
Isi khotbah Rasul Petrus adalah mengenai kematian dan kebangkitan Yesus.
Petrus mengatakan bahwa Yesus disalibkan dan dibunuh (ayat 23) kemudian Allah membangkitkan Dia (ayat 24), dan mereka semua adalah saksinya (ayat 32, kata “kami” dalam Alkitab Bahasa Inggris (KJV) diterjemahkan menjadi “kita”, “we all are witnesses”).
Tentunya dari sedemikian banyak orang yang hadir di situ pasti akan menolak dan menyanggah pernyataan Petrus jika mereka memang tahu bahwa Yesus tidak mati dan bangkit kembali. Tetapi yang terjadi justru sebaliknya, 3.000 orang bertobat pada hari itu, kemudian bertambah 5.000 dan kemudian hari semakin banyak orang menjadi Kristen (Kis 2:41-47) bahkan sampai sekarang.
Hanya dalam hitungan beberapa minggu dimulai dari Yerusalem, kota di mana Yesus disalib, kekristenan menyebar dengan pesat bahkan kemudian berhasil membuat kekaisaran Romawi bertekuk lutut. Dengan satu dasar yaitu bahwa Yesus Kristus mati sebagai tebusan bagi dosa seluruh manusia , pada hari ketiga bangkit dari kematian, naik ke surga, duduk di sebelah kanan Allah., dan kemudian akan datang kembali untuk mengaungerahkan keselamatan bagi yang menantikan Dia
—————————————————————————————————–
Nama Yesus Berkuasa
“Dan karena kepercayaan dalam Nama Yesus, maka Nama itu telah menguatkan orang yang kamu lihat dan kamu kenal ini; dan kepercayaan itu telah memberi kesembuhan kepada orang ini di depan kamu semua” (Kisah 3:16)
Nama Yesus tidak ada yang dapat menandinginya. Nama itu tidak hanya dikenal dan dipuja sembah.
Tetapi nama penuh kuasa yang luar biasa. Nama yang penuh ajaib dan keheranan, membuat dunia keheranan dan terpesona.
Didalam nama itu, setiap lutut bertelut dan berdoa kepada Bapa di sorga. Keselamatan bagi orang percaya baik dibumi dan disorga ada dalam nama itu,”Keselamatan tidak ada didalam siapapun juga, selain didalam Dia “Yesus” (Kis. Rasul 4:12).
Nama Yesus sangat terbukti (ayat 16). Paulus memenangkan wanita penenung dengan nama Yesus.
Rasul Petrus memenangkan orang lumpuh di Bait Allah yang sudah bertahun-tahun menderita lumpuh dengan nama Yesus.
Dalam nama Yesus pasti semua takluk. Adakah nama Yesus berkuasa dalam hidup dan kerja anda?
Iman kepada Tuhan Yesus akan pula membuat kita semakin teguh dan kuat. Ingat akan nama Yesus, yang adalah pengharapan dunia. Sungguh agung nama itu, hati kita bergemar, bergembira Percayalah nama-Nya maka kita selamat.

Recent Comments